MAKASSAR – Pandemi Covid-19 memberi dampak yang sangat besar diberbagai bidang termasuk sektor ekonomi,terlebih bagi masyarakat menengah kebawah yang kehidupannya terbilang pas-pasan.

Sebut saja Nurbaya,salah satu warga di Jalan Antang Raya Kelurahan Antang Kecamatan Manggala ini adalah salah satu dari ratusan warga yang ikut terkena dampak Covid-19 yang sehari-hari mengandalkan dan menggantungkan hidupnya dari hasil jualan warung didepan rumahnya, yang dominan hanya menjual jajanan untuk anak, dan beberapa kebutuhan sehari-hari.

Ia mengaku hasil jualannya selama masa pandemi ini sangat jauh dari cukup seperti sebelumnya, bahkan sangat kurang.

“Sudah pasti hasil jualan berkurang karena kondisi ekonomi masyarakat juga lagi terpuruk dengan adanya pandemi sehingga mereka juga belanja terbatas bahkan terkadang tidak ada dalam sehari,”ungkap Nurbaya Sabtu (31/10).

Namun Nurbaya merasa sedikit terbantu dengan menjual Gas ukuran 3 kg,karna ini salah satu jualan yang lumayan laku dan habis diwarungnya.

“Alhamdulillah kalau untuk penjualan gas 3 kg cukup baik,hingga saat ini dari 14 tabung yang saya miliki semuanya habis cepat,bahkan dalam seminggu pasti sudah harus pesan lagi,”Ucapnya.

“Biasanya setiap hari jumat datang membawa Gas 3 kilogram.Pastilah harganya agak mahal sedikit dibanding harga dipangkalan,tapi masyarakat tidak keberatan karena mereka juga memahami kalau kita memenuhi kebutuhan sehari-hari melalui keuntungan dari warung kecil ini,”Tambahnya.

Setidaknya untuk menyambung hidup Nurbaya masih bisa berharap pada “Sikecil Hijau” atau tabung gas 3 kilogram yang terbilang selalu dicari oleh masyarakat dan merasa bangga bisa ikut membantu memenuhi kebutuhan tetangga disekitarnya tanpa harus jauh kepangkalan mencari,walaupun harganya dinaikkan sedikit dari harga pangkalan untuk mendapat untung sedikit. Dan berharap tidak ada lagi kenaikan harga yang bisa membebani masyarakat miskin sepertinya. [*]