MAKASSAR – Sejumlah legislator dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Asset Pemkab Luwu Utara (Lutra) Baharuddin Nurdin Kamis 10 Oktober 2020 berkonsultasi ke Bapenda Sulsel sebelum menyusun APBD perubahan 2020 dan APBD pokok 2021.

Rombongan Badan Anggaran DPRD Lutra ini dipimpin Wakil Ketua I DPRD Lutra Awaluddin didampingi sejumlah anggota banggar dan dinas terkait.

Haris, salah satu anggota banggar, mengatakan, kunjungan ini dilakukan untuk mengetahui dana bagi hasil (DBH) yang diterima Pemkab Lutra pada tahun ini hingga Desember 2020.

Haris bahkan meminta agar DBH untuk Lutra segera transfer agar dapat digunakan untuk membiayai kegiatan dan program di Luwu Utara.

“Terus terang kami sangat membutuhkan dana untuk membiayai program di Lutra. Sebab kami saat ini mendapatkan dua ujian yakni bencana alam berupa banjir bandang dan bencana nonalam yakni Covid-19,” katanya.

Jika biasanya DBH bulan 10, 11, dan 12 ditransferkan di tahun selanjutnya, ia meminta agar DBH tersebut segera ditransfer tahun ini juga karena Pemkab Lutra sangat membutuhkan dana.

Rombongan diterima Kepala Bapenda Sulsel Andi Sumardi Sulaiman, Kabid TSI Adhita Sandhya Dharma, Kabid PAD Darmayani Mansyur, dan sejumlah pejabat terkait.

Andi Sumardi mengatakan, pandemi Covid-19 bukan alasan bagi Bapenda Sulsel untuk tidak bekerja keras mengumpulkan pajak di Sulsel.

Ia meminta agar Pemkab Lutra dan DPRD Lutra juga membantu Samsat Lutra dalam melakukan penagihan pajak agar mencapai target.(alim)