Advertisement - Scroll ke atas
Opini

Tanpa Junnah, Umat Islam Terus Terjajah

535
×

Tanpa Junnah, Umat Islam Terus Terjajah

Sebarkan artikel ini
Sunarti
Sunarti (Pemerhati Sosial)

OPINI—Muslim Rohingnya kembali diburu dan mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh orang kafir. Dalam serangan tersebut diperkirakan sekitar 150 orang warga sipil yang tewas.

Pembantaian muslim Rohingnya telah dilakukan sejak tahun 2017 yang dilakukan junta militer Myanmar. Setidaknya ada 740.000 orang warga Rohingnya yang mengungsi ke beberapa negara demi keselamatan mereka, 24 Agustus 2024. (www.dw.com)

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Muslim di Palestina terus menjadi sasaran penjajah dan hidup dalam kesulitan yang luar biasa. Penjajahan Zionis Yahudi ke tanah Palestina sudah dilakukan berpuluh-puluh tahun.

Apa yang terjadi dengan umat Islam saat ini adalah akibat tidak adanya junnah (perisai) bagi umat, yang menyebabkan malapetaka bagi umat Islam. Tidak ada yang bisa menolong dan membela umat Islam, padahal membela sesama umat Muslim adalah wajib.

Sudah seharusnya umat Muslim memberikan perhatian terhadap permasalahan yang menimpa kaum muslimin di manapun. Umat Islam di seluruh dunia harus bersatu untuk merebut kembali tanah Palestina dari penjajah dan mengembalikan umat Islam Rohingya ke tanah kelahirannya.

Oleh karena itu, solusi masalah tersebut tidak cukup hanya dengan mengirimkan donasi, boikot atau doa. Itu semua merupakan amal saleh, tetapi masih diperlukan usaha yang lebih keras untuk mewujudkan persatuan hakiki, tanpa sekat-sekat nasionalisme.

Dulu, saat Daulah Khilafah masih tegak, ketika ada umat yang teraniaya, maka Khalifah akan mengirimkan pasukan untuk menolongnya.Tetapi saat ini, umat sendirian tidak ada pertolongan dari pemimpin Muslim manapun. Sebab mereka tunduk pada Barat dan bersekongkol untuk memusuhi umat Islam.

Untuk kesekian kalinya kita telah melihat darah umat Islam terus tertumpah tanpa adanya pembelaan dan penjagaan dari saudara sesama Muslim. Segala bentuk kecaman tidaklah cukup untuk menghentikan kezaliman. Bantuan dan pertolongan dari umat Islam lainnya hanya bersifat sementara.

Selama tidak ada kekuatan militer yang menumpas segala bentuk kejahatan kaum kafir dan antek- anteknya, selama itu pula umat Islam di belahan bumi manapun akan terus teraniaya.

Ketiadaan Junnah (perisai) telah membuat umat terus bercerai berai, kezaliman tidak mampu dibendung, musuh terus menjajah dengan pongah dan melancarkan segala macam agenda busuk mereka melalui bantuan penguasa boneka di negeri- negeri Islam dengan beragam topengnya.

Padahal ketika ada Khilafah, akan terpelihara segala urusan umat baik lahir maupun batinnya. Dengan adanya Imam atau pemimpin, umat akan mampu bersatu laksana satu tubuh yang saling menopang dan menguatkan, agar tidak lemah dan roboh.

Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya seorang Imam adalah perisai, orang-orang berperang dari belakangnya dan menjadikannya pelindung, maka jika ia memerintahkan ketaqwaan kepada Allah Swt. dan berlaku adil baginya terdapat pahala dan jika ia memerintahkan yang lainnya maka ia harus bertanggung jawab atasnya.” (HR. Al- Bukhari,Muslim,an- Nasa’i dan Ahmad)

Al-Imam atau Khalifah akan menjadikan umat Islam memiliki Junnah atau perisai sebagai pelindung dari berbagai macam marabahaya, keburukan, kemudharatan, kezaliman dan sejenisnya. Selain itu, memberikan rasa aman atas urusan agama dan dunianya, serta menghentikan segala penyimpangan akibat serangan musuh-musuh Islam dari kalangan kafir maupun munafik.

Kewajiban seorang Khalifah adalah memerintahkan umat untuk mentaati Allah Swt. dan Rasul-Nya, memerintahkan mereka dengan adil dan berhukum hanya dengan hukum Allah Swt.

Saatnya membangun kesadaran umat dengan bergabung ke dalam kelompok dakwah ideologis. Melalui kelompok ini, umat pun akan tercerahkan dengan Islam. Hingga makin dekat dengan kemenangan Islam dalam Daulah Khilafah.

Wallahu a’lam bishahawab.

 

Penulis: Sunarti (Pemerhati Sosial)

 

 

***

 

 

Disclaimer: Setiap opini/artikel/informasi/ maupun berupa teks, gambar, suara, video dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Mediasulsel.com.

error: Content is protected !!