PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Negara Kaya, Rakyat Berebut Lowongan KerjaTak Cukup dengan Belasungkawa, Persit Pomdam XIV/Hasanuddin Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran Asrama MattoanginAngka Kematian Anak Melonjak di Tepi Barat Akibat Serangan Israel yang KejiMakassar Pamerkan Urban Farming dan Lontara+ di Forum Kota Sehat Dunia di SydneyRibuan Jamaah Padati Maulid Nabi 1448 H di Jeneponto, Paris Yasir Hadir Bersama MasyarakatTiga Pihak Klaim Lahan, Pembebasan Tanah Jembatan Kembar Barombong TerkendalaPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Negara Kaya, Rakyat Berebut Lowongan KerjaTak Cukup dengan Belasungkawa, Persit Pomdam XIV/Hasanuddin Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran Asrama MattoanginAngka Kematian Anak Melonjak di Tepi Barat Akibat Serangan Israel yang KejiMakassar Pamerkan Urban Farming dan Lontara+ di Forum Kota Sehat Dunia di SydneyRibuan Jamaah Padati Maulid Nabi 1448 H di Jeneponto, Paris Yasir Hadir Bersama MasyarakatTiga Pihak Klaim Lahan, Pembebasan Tanah Jembatan Kembar Barombong Terkendala
Luwu

Terjal Medan Berat, Satu Korban Masih Dicari Tim SAR Pasca Longsor Latimojong, Luwu

659
×

Terjal Medan Berat, Satu Korban Masih Dicari Tim SAR Pasca Longsor Latimojong, Luwu

Sebarkan artikel ini
Terjal Medan Berat, Satu Korban Masih Dicari Tim SAR Pasca Longsor Latimojong, Luwu
Tim SAR gabungan terus berjuang mencari seorang warga yang diduga masih tertimbun material longsor di Dusun Padang, Desa Ranteballa, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Longsor yang terjadi pada Minggu pagi (26/1/2025) ini telah menutup akses jalan penghubung antar desa dan menyulitkan mobilitas warga.

LUWU—Tim SAR gabungan terus berjuang mencari seorang warga yang diduga masih tertimbun material longsor di Dusun Padang, Desa Ranteballa, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Longsor yang terjadi pada Minggu pagi (26/1/2025) ini telah menutup akses jalan penghubung antar desa dan menyulitkan mobilitas warga.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar, Andi Sultan, mengungkapkan bahwa fokus utama saat ini adalah menemukan Yan Pasande, yang juga dikenal sebagai Pak Kanter, yang diyakini tertimbun longsor.

Medan yang sulit dijangkau kendaraan memaksa tim SAR bergerak menuju lokasi dengan berjalan kaki. Guna mempercepat proses pencarian, tim dibagi menjadi dua kelompok.

Keterbatasan jaringan komunikasi di lokasi kejadian sempat menimbulkan sedikit kebingungan terkait identitas korban. Andi Sultan menjelaskan bahwa adanya dua nama berbeda untuk satu korban disebabkan oleh buruknya sinyal telepon di area tersebut.

“Hal ini sempat menyulitkan koordinasi awal, namun segera diatasi melalui koordinasi lebih lanjut. Selain Yan Pasande yang masih dalam pencarian, longsor ini juga mengakibatkan satu korban meninggal dunia, yaitu Alex alias Saputro,” ungkap Andi Sultan saat dikonfirmasi, Minggu (26/1/2025).

Sementara empat warga lainnya berhasil selamat dan mengalami luka-luka, mereka adalah Sumarlin (warga Balla Bajo), David (warga Pakebangan), Anwar (warga Baloa), dan Papa Risno. Saat ini, tim SAR gabungan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan Yan Pasande.

Di tengah upaya pencarian yang terus berlangsung, tim SAR juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan. Cuaca ekstrem yang melanda wilayah ini masih berpotensi memicu terjadinya longsor susulan.

“Oleh karena itu, penting bagi warga untuk tetap berhati-hati dan mengikuti arahan dari pihak berwenang,” pungkasnya. (*/70n)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com