PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • PEMBERITAHUAN REDAKSI MEDIASULSEL.COM: Waspadai pihak yang mengatasnamakan Mediasulsel.com dan Mediasulsel.co.id. Perhatikan kesesuaian logo serta identitas resmi Mediasulsel. Seluruh jurnalis Mediasulsel dilengkapi ID Card resmi saat bertugas. Jika menemukan tindakan penyalahgunaan nama dan identitas Mediasulsel, segera lakukan konfirmasi kepada Redaksi melalui WhatsApp 0822-8999-8073. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • ABUJAPI Sulsel Gelar Uji Kompetensi Gada Pratama, Puluhan Satpam Ikut Sertifikasi • Asap Karhutla Tak Kunjung Padam: Saatnya Berkaca pada Tata Kelola Alam dalam Islam • Jagat Satwa Nusantara Kirim 7 Merak Hijau untuk Dilepasliarkan di Ujung Kulon • Gubernur Sulsel Dorong Ekonomi Syariah Tembus Pasar Global, UMKM Jadi Perhatian • Tri Lamappaenre Siap Kawal 5 Misi APSI, Satpam Indonesia Didorong Naik Kelas • Jaksa Kembalikan Berkas Kasus Pupuk Subsidi Bone dan Minta Polisi Bongkar Keterlibatan Pihak Lain • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • PEMBERITAHUAN REDAKSI MEDIASULSEL.COM: Waspadai pihak yang mengatasnamakan Mediasulsel.com dan Mediasulsel.co.id. Perhatikan kesesuaian logo serta identitas resmi Mediasulsel. Seluruh jurnalis Mediasulsel dilengkapi ID Card resmi saat bertugas. Jika menemukan tindakan penyalahgunaan nama dan identitas Mediasulsel, segera lakukan konfirmasi kepada Redaksi melalui WhatsApp 0822-8999-8073. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • ABUJAPI Sulsel Gelar Uji Kompetensi Gada Pratama, Puluhan Satpam Ikut Sertifikasi • Asap Karhutla Tak Kunjung Padam: Saatnya Berkaca pada Tata Kelola Alam dalam Islam • Jagat Satwa Nusantara Kirim 7 Merak Hijau untuk Dilepasliarkan di Ujung Kulon • Gubernur Sulsel Dorong Ekonomi Syariah Tembus Pasar Global, UMKM Jadi Perhatian • Tri Lamappaenre Siap Kawal 5 Misi APSI, Satpam Indonesia Didorong Naik Kelas • Jaksa Kembalikan Berkas Kasus Pupuk Subsidi Bone dan Minta Polisi Bongkar Keterlibatan Pihak Lain •
MarosMedia Kampus

Tim ALLOTANI Unhas Gelar Pelatihan Pembuatan Bokashi di Maros

843
×

Tim ALLOTANI Unhas Gelar Pelatihan Pembuatan Bokashi di Maros

Sebarkan artikel ini
Tim ALLOTANI Unhas Gelar Pelatihan Pembuatan Bokashi di Maros
Tim ALLOTANI dari PPK Ormawa KM PILAR Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik bokashi di Greenhouse Dusun Padang Assitang, Desa Borikamase, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (31/8/2025).

MAROS—Tim ALLOTANI dari PPK Ormawa KM PILAR Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik bokashi di Greenhouse Dusun Padang Assitang, Desa Borikamase, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (31/8/2025).

Pelatihan yang berlangsung sejak pukul 16.30 WITA ini menghadirkan Fachrezi Haris, Ketua Tim PPK Ormawa KM PILAR sekaligus mahasiswa Fakultas Pertanian Unhas, sebagai pemateri utama.

Dalam penyampaiannya, Fachrezi menguraikan manfaat bokashi sebagai pupuk ramah lingkungan, mulai dari proses fermentasi menggunakan mikroorganisme hingga langkah praktis pembuatannya. Bahan yang digunakan meliputi kotoran ternak, molases, EM4, sekam, dedak, dan air.

“Bokashi dapat meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki strukturnya, serta mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal. Penggunaan pupuk organik juga penting untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia,” jelas Fachrezi.

Peserta pelatihan berasal dari karang taruna, Sanggar Tani, serta masyarakat setempat. Mereka tak hanya mendengarkan materi, tetapi juga ikut praktik langsung mencampur bahan dan melihat proses fermentasi bokashi.

Antusiasme peserta terlihat tinggi. Mereka berharap ilmu yang diperoleh bisa diterapkan untuk mengolah limbah organik menjadi pupuk yang bermanfaat bagi lahan pertanian.

Tim ALLOTANI menegaskan, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mendorong pertanian mandiri, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Ke depan, mereka akan melakukan pendampingan melalui lahan percontohan bokashi di Desa Borikamase. (Mp/Ag4ys)

 

Citizen Reporter : Acmad Burhanuddin

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com