MAROS—Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian (HIMATEPA) Universitas Hasanuddin (Unhas) terus menggerakkan inovasi di sektor pertanian. Kali ini, pelatihan bertema Pengenalan dan Pengelolaan Greenhouse serta Pembudidayaan Hidroponik digelar di Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros.
Kegiatan yang berlangsung Minggu (3/8/2025) ini diikuti 35 anggota Sanggar Tani Muda yang sebelumnya dibentuk tim HIMATEPA. Pelatihan berlangsung di area demonstrasi pertanian desa dan bertujuan memperkenalkan metode pertanian modern yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Dosen pendamping PPK ORMAWA HIMATEPA, Husnul Mubarak, S.TP., M.Si., tampil sebagai pemateri utama. Ia menekankan pentingnya Greenhouse sebagai solusi pengendalian lingkungan tanam yang lebih terukur—mulai dari pengaturan suhu, kelembaban, hingga sirkulasi udara. Menurutnya, Greenhouse dapat melindungi tanaman dari gangguan cuaca ekstrem dan serangan hama, yang kerap menjadi kendala petani.
Tak hanya teori, peserta juga dibekali praktik langsung pengelolaan hidroponik—mulai dari pembuatan larutan nutrisi, sistem irigasi sederhana, hingga teknik menanam tanpa tanah. “Hidroponik dan Greenhouse bukan sekadar tren, tapi kebutuhan. Di lahan sempit pun, kita bisa tetap panen dengan hasil berkualitas tinggi,” ujar Husnul Mubarak di hadapan para peserta.
Semangat peserta terasa sepanjang sesi. Salah satu anggota Sanggar Tani Muda, Syamsir, menyampaikan antusiasmenya. “Kami jadi tahu cara bertani yang lebih modern. Ini membuka wawasan kami, dan kami ingin segera praktik di lapangan,” katanya.
Pelatihan ini menjadi bagian penting dari misi HIMATEPA UH dalam memberdayakan petani muda melalui inovasi teknologi pertanian. Harapannya, para pemuda di Desa Nisombalia bisa menjadi pelopor pertanian masa depan—lebih produktif, lebih cerdas, dan lebih mandiri. (MP/Ag4ys)
Citizen Reporter : Ariq Imtyaz Gailea (mahasiswa Teknik Pertanian Unhas)













