Tinjau Kondisi Korban Kebakaran di Jl. Muh Tahir, Plt Gubernur Minta Warga Bersabar
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengunjungi lokasi kebakaran di Kompleks Lepping, Jl. Muhammad Tahir Makassar pada Rabu (11/8/2021) sore.

MAKASSAR—Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengunjungi lokasi kebakaran di Kompleks Lepping, Jl. Muhammad Tahir Makassar pada Rabu (11/8/2021) sore.

Kedatangan Plt Gubernur untuk melihat langsung lokasi awal terjadinya kebakaran dan mengecek kondisi dari 123 Kepala Keluarga yang menjadi korban kebakaran tersebut.

“Kedatangan kita untuk mengunjungi saudara-saudara kita yang jadi korban dan memberikan bantuan,” kata Sudirman.

Plt Gubernur juga menyempatkan untuk mengecek kondisi dapur umum dan memastikan kebutuhan makanan para korban terpenuhi.

Untuk itu, Plt Gubernur berharap Dinas Sosial Sulsel dan juga Dinas Sosial Makassar bekerjasama untuk membantu masyarakat korban kebakaran baik untuk pemenuhan makanan sehari-hari dan juga untuk mengelola bantuan.

“Tentu kita mau Pemerintah Kota Makassar kerjasama dengan Pemprov untuk kebutuhan makan. Khususnya untuk malam ini. Saya kira kebutuhan makanan itu yang pertama,” tegasnya.

Di lokasi kebakaran, Plt Gubernur menyempatkan berbincang-bincang dengan beberapa korban dan menanyakan langsung kondisi korban, serta turut membagikan masker kepada warga. Tidak hanya itu, Ia juga meminta kepada warga untuk senantiasa menjaga kondisi kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan.

bantuan logistik dari BPBD Sulawesi Selatan kepada para korban kebakaran
Bantuan logistik dari BPBD Sulawesi Selatan kepada para korban kebakaran.

Bahkan, Plt Gubernur juga menenangkan para korban dan meminta warga yang terdampak untuk tetap bersabar menghadapi cobaan yang menimpa.

“Sabar Ki semua. Ini hanya ujian dari Allah Subhana Wa Ta’ala,” ucapnya kepada warga.

Plt Gubernur Sulsel juga menyerahkan bantuan logistik dari BPBD Sulawesi Selatan kepada para korban kebakaran.

Sekedar diketahui, kebakaran terjadi para Rabu pagi dan menyebabkan 110 rumah terbakar dan sebanyak 123 Kepala Keluarga menjadi korban atas peristiwa tersebut. (*)