JENEPONTO—Anggota DPRD Sulsel, Vonny Ameliani Suardi merupakan sosok srikandi atau perempuan pertama memimpin partai besar sekelas Partai Gerindra di Kabupaten Jeneponto. Ia tercatat srikandi muda yang baru berumur 32 tahun, lahir pada tahun 1990 silam.
Yang mana sebelumnya, belum pernah ada srikandi yang menjadi ketua partai selama ini di Kabupaten Jeneponto. Tentunya, ini akan menjadi sejarah di Kabupaten Jeneponto dengan adanya kaum hawa menjadi ketua partai politik.
Terlebih lagi, Partai Gerindra Kabupaten Jeneponto adalah pemenang Pilcaleg periode lalu yang berhasil menduduki kursi Ketua DPRD dengan 7 kursi.
Vonny Ameliani Suardi tidak banyak berjanji akan tetapi bekerja secara maksimal bersama pengurus dan kader Partai Gerindra untuk mempertahankan perolehan kursi di DPRD Jeneponto, bahkan kalau bisa bertambah kursinya.
“Target kedepannya, mempertahankan kursi sebagai Ketua DPRD, dengan perolehan kursi bertahan 7 atau lebih jadi 8 kursi,” kata Vonny Ameliani Suardi, di Bontosunggu Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Kamis (23/2/2023).
Ia mengaku, di masa baru beberapa hari kepemimpinannya telah menggelar Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab).
“Kami juga telah menggelar Rakorcab kemarin, dihadiri 5 anggota DPRD Fraksi Gerindra Jeneponto, 6 PAC dari 11 PAC, selebihnya izin dengan alasan ada urusan mendesak di kampungnya masing-masing, caleg Gerindra juga hadir, ketua sayap partai hadir. Insya Allah aman,” bebernya.
Sehubungan dengan itu, semua pengurus, ia perintahkan untuk diundang dalam Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab). “Saya perintahkan untuk diundang semua tanpa kecuali,” katanya.
Vonny menegaskan, DPC Partai Gerindra Jeneponto tetap solid pada tujuan dan cita-cita kedepan.
“Insya Allah Partai Gerindra tetap solid sesuai tujuan dan cita-citanya untuk tetap mempertahankan kursi sebagai Ketua DPRD Jeneponto. Dan lebih segar lagi, apalagi diketuai oleh ketua yang baru seorang perempuan,” ucapnya.
Sekedar diketahui, dimasa kepemimpinan Vonny Ameliani Suardi, sekarang banyak tokoh-tokoh di Kabupaten Jeneponto siap bergabung di partai Gerindra.
Tentunya, dengan adanya keterwakilan perempuan menjadi ketua partai politik sekelas Partai Gerindra, maka dapat menjadi motivasi anak muda utamanya perempuan.
Ditanya soal rencana kedepannya maju di Pilkada Jeneponto, ia menjawab lebih fokus dulu di pemilu Pilcaleg dan Pilpres.
“Kita bystek kita fokus dululah di Pilcaleg dan Pilpres. Semuanya saya biarkan terjadi sealami mungkin, biarkan masyarakat menilai bagaimana kedepan, bagaimana dinamikanya, bagaimana tokoh politik membuka komunikasi dengan partai Gerindra,” tegasnya.
Menurut Vonny, tidak ada hal yang tidak mungkin, akan tetapi ketika bicara Pilkada, ia mengaku belum mengarah ke sana.
Lanjut Vonny, bahwa pasca mendapatkan SK dari DPP, ia menghadap ke Bupati Jeneponto selaku ketua partai untuk bersilaturahmi sesama pengurus partai, yang mana Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar juga adalah Ketua DPD II Partai Golkar Jeneponto.
“Saya bersama Sekretaris datang ke pak Bupati untuk mappatabe’. Beliau (Bupati) menyampaikan selamat. Bahkan, pak Bupati mengapresiasi. Kata beliau, masih muda sudah menjadi pimpinan partai politik,” pungkasnya. (*)













