PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin MelebarBone Rebut Piala Gubernur Sulsel 2026, Juara Bertahan Sidrap Tumbang di Adu PenaltiPergantian Ketua DPRD Jeneponto Mandek, Pimpinan Minta Berkas NasDem Dikonsultasikan ke PemprovPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin MelebarBone Rebut Piala Gubernur Sulsel 2026, Juara Bertahan Sidrap Tumbang di Adu PenaltiPergantian Ketua DPRD Jeneponto Mandek, Pimpinan Minta Berkas NasDem Dikonsultasikan ke Pemprov
Opini

Waspadai Bencana Ekologi Mengintai Sulsel

6444
×

Waspadai Bencana Ekologi Mengintai Sulsel

Sebarkan artikel ini
Bencana alam
Ilustrasi

Pembangunan Berbasis Kapitalistik

Pembangunan massif hampir di seluruh Indonesia, menuai banyak masalah. Mulai dari rusaknya fungsi Daerah Aliran Sungai (DAS), pencemaran lingkungan akibat aktivitas penambangan, hilangnya daerah resapan air, dan banyak lagi kerusakan yang bermuara pada terjadinya bencana banjir dan atau tanah longsor. Dalam skala yang lebih kompleks adalah bencana ekologi.

Akhir-akhir ini, banjir bandang dan banjir rob seringkali menghampiri beberapa wilayah dalam cakupan yang cukup luas.

Padahal, wilayah tersebut sebelumnya -dalam jangka waktu puluhan tahun- tidak pernah terdampak. Kondisi ini menegaskan bahwa alam sudah jenuh dengan proses pembangunan yang tak ramah lingkungan.

Eksploitasi sumber daya alam tanpa batas terjadi dimana-mana. Menghasilkan “sampah” yang sangat merusak lingkungan.

Inilah hasil dari pembangunan dalam sistem kapitalisme, sistem yang mendewakan materi tanpa hati. Kebebasan kepemilikan adalah salah satu kebebasan yang dijunjung tinggi.

Kongkalikong antara penguasa dan pengusaha (dalam hal ini pemilik modal) menjadi hal yang lumrah.

Dampak negatif dari pembangunan kurang mendapat perhatian dalam sistem ini. Terbukti dari banyaknya fakta kerusakan terpampang nyata secara vulgar.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com