PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TP PKK Makassar Bentuk Koperasi, Bidik Pasar Produk UMKM Kader • Setahun Menjabat, Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah Makassar • Andi Sudirman Ingin Pelatihan Vokasi Sulsel Berujung Lapangan Kerja • BK DPRD Sulsel Dorong Disiplin Anggota Lewat Apresiasi, Bukan Sekadar Sanksi • LPG 3 Kg Sulit Didapat di Bone, Pangkalan Diduga Langgar Mekanisme Penyaluran • 67 Guru Jeneponto Disiapkan Jadi Penggerak Program 1 Juta Guru Mahir Koding • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TP PKK Makassar Bentuk Koperasi, Bidik Pasar Produk UMKM Kader • Setahun Menjabat, Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah Makassar • Andi Sudirman Ingin Pelatihan Vokasi Sulsel Berujung Lapangan Kerja • BK DPRD Sulsel Dorong Disiplin Anggota Lewat Apresiasi, Bukan Sekadar Sanksi • LPG 3 Kg Sulit Didapat di Bone, Pangkalan Diduga Langgar Mekanisme Penyaluran • 67 Guru Jeneponto Disiapkan Jadi Penggerak Program 1 Juta Guru Mahir Koding •
Dunia

WHO Putuskan Wabah Ebola Belum Menjadi Keadaan Darurat Global

512
×

WHO Putuskan Wabah Ebola Belum Menjadi Keadaan Darurat Global

Sebarkan artikel ini
WHO Putuskan Wabah Ebola Belum Menjadi Keadaan Darurat Global
Petugas mengukur suhu tubuh seorang yang baru datang dari Kongo di perbatasan Uganda untuk mendeteksi kemungkinan terjangkit virus ebola, Jumat (14/6).

DUNIA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hari Jumat (14/6/2019) memutuskan untuk tidak menyatakan wabah Ebola sebagai darurat kesehatan masyarakat internasional, meskipun penyakit itu baru-baru ini menyebar dari Republik Demokratik Kongo (DRC) ke Uganda.

Komisi darurat WHO menggambarkan wabah itu sebagai “kejadian luar biasa” yang sangat memprihatinkan, tetapi belum memenuhi kriteria untuk ditetapkan sebagai darurat internasional.

Panel pernah menggunakan label “darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional” hanya empat kali sejak komisi itu dibentuk pada tahun 2005, yaitu pada pandemi flu babi tahun 2009, penyebaran virus polio pada tahun 2014, epidemi Ebola di Afrika Barat yang dimulai pada tahun 2014, dan virus Zika pada 2016.

Penetapan itu biasanya memicu lebih banyak dana dan kesadaran politik tentang situasi tersebut.

Wabah Ebola saat ini di DRC telah menewaskan lebih dari 1.400 orang sejak merebak Agustus lalu. Pekan ini virus itu menyebar ke Uganda dan ada kekhawatiran wabah itu, yang juga dekat dengan perbatasan Rwanda dan Sudan Selatan, akan menyebar ke negara-negara lain.

Penjabat ketua komisi darurat WHO, Preben Aavitsland, hari Jumat mengatakan, selama wabah berlanjut di Kongo, “akan ada risiko penyebaran ke negara-negara tetangga.” Namun, katanya, “risiko penyebaran ke negara-negara di luar kawasan tetap rendah.”

Direktur jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, hari Jumat mengatakan, ia menerima saran panel. Tedros, yang berada di DRC untuk meninjau respon terhadap Ebola, mengatakan kepada wartawan.

“Meskipun saat ini wabah tidak menimbulkan darurat kesehatan global, saya ingin menekankan bahwa wabah ini sangat darurat” bagi mereka yang terimbas. (VOA)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com