PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa •
Sulsel

Yuk Lihat Kembang Api Lovely December In Toraja 2017

651
×

Yuk Lihat Kembang Api Lovely December In Toraja 2017

Sebarkan artikel ini

RANTEPAO – Untuk mendapatkan kesan yang lebih menarik dan pengalaman yang tak terlupakan saat menutup tahun 2017 ini, ada baiknya Anda berkunjung ke Toraja Utara ketika berlangsungnya Festival Kembang Api, di Bukti Salib, Kelurahan Singki, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, pada Sabtu 30 Desember 2017.

“Dalam festival tahunan ini, Anda akan melihat indahnya langit di ibu kota Toraja Utara, yang dihiasi ribuan cahaya kembang api,” ujar Ketua Panitia Festival Kembang Api 2017, Rudi Rantepasang, dalam jumpa persnya, Selasa (26/12/2017) kemarin.

Untuk festival tahun ini, acara akan semakin meriah dengan konser yang akan menampilkan band dan hiburan Dj dari Ibu kota.

“Glows Band dan DJ Ulan akan memanjakan telinga Anda sebelum festival kembang api dimulai,” ujar Rudi Rantepasang, yang juga merupakan Direktur Toraja Tv ini.

Festival ini merupakan rangkaian acara penutup event Lovley December In Toraja 2017 di Toraja Utara.

Artis Sharon Idol cilik juga akan tampil saat penutupan Lovely December yang ke sepuluh kalinya diadakan.

“Tentunya festival kembang api ini juga akan beda dengan pelaksanaan tahun lalu, dan soal keamanan dan kenyamanan para pengunjung telah diatur oleh penyelenggara, bekerjasama dengan Polres dan Kodim 1414 Tana Toraja,” tambah Ketua FKPPI Toraja

Sementara pemrakarsa Festival Kembang Api ini, Dedi Rantepasang, menjelaskan festival ini akan menyajikan keindahan pemandangan Bukit Salib di Toraja Utara ini.

“Yang sedang berada di Toraja, sangat rugi jika tidak ambil bagian dalam momen merayakan tahun baru dari Bukit Salib di Singki Toraja Utara, pasti sangat seru, dan akan membawa pengalaman yang tak akan mudah dilupakan,” ungkap Dedi Rantepasang, yang juga Ketua Fraksi Gerindra dan Ketua Komisi dua DPRD Toraja Utara ini.

Bukit Salib ini sendiri tak sulit dicari, letaknya tak jauh dari kantor Bupati Toraja Utara.

Jika Anda ingin menuju ke bukit ini, waktu yang ditempuh untuk menuju dari Kota Rantepao sendiri bisa ditempuh selama sekitar 10 menit.

Nah, bagi yang berminat, pendakian ke Bukit Salib ini siapkan tenaga yang ekstra, anda akan menaiki 800 anak tangga untuk mencapai puncak yang ada patung salib.

Mungkin anda tidak mengetahui, sebenarnya kembang api asal mulanya berasal dari Asia. Dahulu kala Kembang Api adalah alat yang digunakan untuk menakut nakuti atau mengusir roh roh. baru setelah itu kembang api digunakan sebagai senjata di medan perang.

Di Jepang kalau anda menyebut kata kembang Api, maka anda akan mengenal kata “Hanabi”. Di Jepang seperti yang kita ketahui bahwa begitu banyak perayaan festival musim panas, dan Hanabi atau Kembang Api menjadi salah satu komponen utama dalam perayaan tersebut.

Biasanya perayaan pesta kembang api dilaksanakan di jalanan yang ramai akan pengunjung, banyak makanan dan minuman disertai dengan berbagai macam hiburan musik, dan tempat dimana para pasangan muda mudi mencari hiburan untuk mereka.

Acara perayaan kembang api ini dilaksanakan pada malam hari. Namun pada siang harinya sebelum acara dilaksanakan, anda dapat datang ke lokasi acara perayaan untuk melihat dekorasi dan ornamen ornamen festival maupun berbelanja untuk keperluan anda maupun sebagai hadiah.

Perayaan Kembang Api di Jepang bukanlah sebuah perayaan biasa yang hanya diwarnai dengan hiasan lampu lampu dan pembakaran kembang api. Namun perayaan kembang Api di Jepang lebih dari itu, karena banyak perusahaan perusahaan kembang api yang ada di Jepang ikut serta dalam memeriahkan pesta tersebut.

Perusahaan-perusahaan kembang api di Jepang menyiapkan kembang api sejak beberapa bulan sebelumnya untuk mendapatkan kembang api yang explosif dan ketika meledak di udara menghasilkan warna, suara dan cahaya yang sangat menakjubkan bagi para pengunjung perayaan pesta kembang api. [*/shar]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com