PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Batua
Sulsel

7.000 Laskar Pelangi Bakal Dirumahkan? BKAD Sulsel Bantah DBH Jadi Penyebab

966
×

7.000 Laskar Pelangi Bakal Dirumahkan? BKAD Sulsel Bantah DBH Jadi Penyebab

Sebarkan artikel ini
Kepala BKAD Sulsel, Salehuddin
Kepala BKAD Sulsel, Salehuddin.

MAKASSAR—Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulawesi Selatan menepis tudingan bahwa penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) menjadi penyebab rencana dirumahkannya 7.000 Laskar Pelangi, tenaga kontrak Pemkot Makassar.

Kepala BKAD Sulsel, Salehuddin, menjelaskan bahwa penyaluran DBH tahun ini memang belum optimal. Namun, untuk Kota Makassar, DBH telah disalurkan hingga April 2024, termasuk pembayaran kurang salur tahun 2023. Total anggaran yang telah diterima Pemkot Makassar mencapai lebih dari Rp210 miliar.

“Kami mohon maaf kalau tahun ini DBH belum bisa kami maksimalkan. Tapi tahun 2025, kami akan berusaha mengoptimalkan penyaluran tersebut,” ujar Salehuddin, Minggu, 29 Desember 2024.

Ia menegaskan, masalah Laskar Pelangi merupakan kebijakan internal Pemkot Makassar. Dari sisi pembiayaan, Salehuddin memastikan tidak ada kendala signifikan, mengingat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) Kota Makassar selama lima tahun terakhir selalu berada di atas Rp250 miliar.

“Silpa Pemkot Makassar lima tahun terakhir tidak pernah di bawah Rp250 miliar, bahkan beberapa tahun mencapai lebih dari Rp700 miliar. Ini menunjukkan bahwa Makassar tidak akan kesulitan soal pembiayaan,” jelasnya.

Salehuddin juga mengingatkan bahwa kebijakan terkait tenaga kerja kontrak sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah masing-masing. BKAD hanya memastikan kewajiban penyaluran dana sesuai mekanisme yang berlaku. (*/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com