PANGKEP—Program Pascasarjana, Ilmu Administrasi Negara, Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan), Bau-bau, mengimplementasikan ketertarikannya terhadap Inovasi pelayanan publik pemerintah kabupaten (Pemkab) Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi bahan penelitian dengan melakukan kunjungan studi empris ke Kabupaten Pangkep, Rabu (2/3/2022).
Ketua Program Studi (Prodi) Pascasarjana Ilmu Administrasi Negara Unidayan, Dr Ladidi mengatakan, jika pihaknya sedang melakukan studi empiris.Ia juga menyampaikan jika tidak sedikit inovasi pelayanan publik di Pemkab Pangkep menjadi daya tarik untuk diteliti.
“Banyaknya inovasi daerah terkait pelayanan publik di Pemkab Pangkep menjadi alasan melakukan studi empiris. Studi empiris, untuk memastikan teori yang kami dapatkan di kampus dan bagaimana prakteknya di lapangan,” katanya.
Diketahui, sasaran penelitian dilakukan terhadap tiga organisasi perangkat daerah (OPD), yakni Dinas Pendapatan Daerah, dengan objek penelitian Inovasi Sistem Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah. Dinas Pendidikan, meneliti Inovasi Kelas Perahu. Kemudian di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Rombongan Unidayan, disambut langsung dengan hangat oleh Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL), di rumah jabatan bupati.
Dihadapan rombongan, MYL menjelaskan wilayah Pangkep yang memiliki 13 kecamatan, dimana, 96 persennya adalah wilayah lautan yang berbatasan dengan Lombok dan Kalimantan.
Di Pangkep menurutnya, ada target satu ASN satu inovasi, Inovasi terbaik, akan dibiayai oleh pemerintah daerah.
“Dengan inovasi yang ada, pelayanan publik bisa menjangkau semua masyarakat di semua wilayah. Komitmen kami, bagaimana memberikan pelayanan maksimal kepada semua masyarakat di semua wilayah, baik terkait pendidikan, kesehatan dan lainnya,” tegas MYL. (4ld)

















