PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Perang Hotel di Makassar Makin Panas, Artha Kencana Ganti Bendera Jadi Horison InnDari Balik Lapas Polewali, WBP Dibekali Jalan Baru Jadi Pekerja MigranAppi Siapkan Ranch Sapi di TPA Tamangapa, Akhiri Sapi Makan SampahNurma Ditahan, TS Dilepas: Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tamalanrea DipertanyakanGedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih MenganggurPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Perang Hotel di Makassar Makin Panas, Artha Kencana Ganti Bendera Jadi Horison InnDari Balik Lapas Polewali, WBP Dibekali Jalan Baru Jadi Pekerja MigranAppi Siapkan Ranch Sapi di TPA Tamangapa, Akhiri Sapi Makan SampahNurma Ditahan, TS Dilepas: Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tamalanrea DipertanyakanGedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih Menganggur
Makassar

Respon Pengaduan Viral di Sosial Media, Dirut PDAM Makassar langsung temui Pengadu

1389
×

Respon Pengaduan Viral di Sosial Media, Dirut PDAM Makassar langsung temui Pengadu

Sebarkan artikel ini
Respon Pengaduan Viral di Sosial Media, Dirut PDAM Makassar langsung temui Pengadu
Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar, Beni Iskandar langsung mengajak seluruh jajaran terkait untuk bersama-sama ke lokasi untuk mengecek kejadian dimaksud.

MAKASSAR—Bukti semakin terbukanya Perumda Air Minum Kota Makassar terhadap semua pengaduan dan kritikan pelanggan terhadap layanan Yang diberikan kepada masyarakat adalah buah dari Pola Pelayanan yang membuka diri dengan menyediakan saluran informasi melalui media sosial.

Hal ini terbukti dengan makin bebasnya masyarakat khususnya Pelanggan menyalurkan keluh kesah dan masalahnya langsung di Sosial Media PDAM.

Salah satunya adalah pengaduan warga/pelanggan di daerah jalan Galangan Kapal Kelurahan Buloa yang menyampaikan keluhan bahwa sudah beberapa bulan distribusi air yang mereka terima nyaris nihil.

Seorang pelanggan berinisial Whd mengatakan. “Saya dari daerah beberapa hari, dan setiba dirumah air tidak mengalir, dan saya mendapat informasi dari tetangga bahwa sudah beberapa hari air memang tidak mengalir di daerah ini,” katanya.

Mendapat informasi ini, Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Beni Iskandar langsung mengajak seluruh jajaran terkait untuk bersama-sama ke lokasi untuk mengecek kejadian dimaksud.

“Saya malam ini langsung turun kelokasi dan memanggil semua Petugas saya, mulai dari Pejabat terkait dan staf tehnik untuk meninjau dan menemui warga yang mengadu sekaligus untuk membuktikan kebenaran informasinya,” ungkap Beni.

Setelah tiba dilokasi dan berkomunikasi langsung dengan pengadu serta beberapa masyarakat setempat, ternyata memang beberapa hari air tidak mengalir, memang terkesan Sengaja didramatisir supaya cepat mendapat perhatian.

“Jadi pelanggan ini sengaja menyampaikan di media sosial agar semua pihak memberi Atensi karena warga sudah sangat kekurangan air,” tambah Beni.

Berdasarkan informasi yang diterima dari laporan petugas dilapangan, kejadian ini diakibatkan adanya pekerjaan pemindahan jalur pipa diameter 200 mm akibat terkena jalur pemasangan tiang pancang jalan Tol New port.

“Pengaruhnya karena ada pipa kena jalur tiang pancang, jadi kami pindahkan, inilah yang buat air tidak mengalir selama beberapa hari,” jelasnya.

“Insya Allah malam ini akan dimaksimalkan untuk diselesaikan dan mengupayakan supaya air bisa segera mengalir kembali. Saya menjamin malam ini semua akan terkoneksi dan pemindahan akan diselesaikan, jadi ini mis informasi saja dan juga selama air tidak mengalir kami tetap mengantarkan air melalui mobil tangki gratis,” pungkasnya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com