PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • Lapas Mewah, Hukum yang Tak Lagi Setara • Distribusi LPG 3 Kg di Bone Dipertanyakan, Agen Diduga Pasok Kios hingga Penginputan NIK Berbayar • Rembuk Pendidikan Makassar Bahas Tantangan Sekolah di Tengah Perubahan Teknologi • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • Lapas Mewah, Hukum yang Tak Lagi Setara • Distribusi LPG 3 Kg di Bone Dipertanyakan, Agen Diduga Pasok Kios hingga Penginputan NIK Berbayar • Rembuk Pendidikan Makassar Bahas Tantangan Sekolah di Tengah Perubahan Teknologi •
Jawa Timur

Pangdam Brawijaya Jenguk Korban Terdampak Ledakan Petasan di Blitar

1024
×

Pangdam Brawijaya Jenguk Korban Terdampak Ledakan Petasan di Blitar

Sebarkan artikel ini
Pangdam Brawijaya
Pangdam V/ Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Hermanto, melakukan kunjungan ke lokasi peristiwa ledakan petasan di Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Selasa (21/2/2023).

BLITAR—Pangdam V/ Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf bersama Gubernur Jawa, Timur Khofifah Indar Parawangsa dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Hermanto, melakukan kunjungan ke lokasi peristiwa ledakan petasan di Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Selasa (21/2/2023).

Peristiwa ledakan petasan yang terjadi di Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar, Minggu malam (19/2/2023) pukul 22.30 WIB, yang dilaporkan menewaskan 4 orang dan Sebanyak 25 rumah tersebut, memang menyita simpati banyak pihak.

Selain pemilik petasan yang menjadi korban meninggal dunia, peristiwa ini juga berdampak kepada tetangga korban. Tidak hanya kerusakan yang ditimbulkan, ada beberapa warga yang menjadi korban sehingga harus menjalani perawatan medis.

Saat meninjau lokasi peristiwa ledakan, Mayjen TNI Farid Makruf menyempatkan untuk menjenguk warga yang menjalani perawatan medis di RSUD Srengat Kabupaten Blitar. Pangdam V/Brawijaya memberikan support kepada warga yang terdampak ledakan petasan.

“Para korban terdampak ledakan petasan ini, juga perlu mendapatkan perhatian. Semoga para warga yang menjalani perawatan bisa segera pulih dan beraktifitas seperti biasanya,” kata Mayjen TNI Farid Makruf.

Pangdam juga menyampaikan, peristiwa ini diharapkan bisa menjadi pelajaran terhadap semuanya, agar tidak main-main dengan petasan, karena dampak buruk yang ditimbulkan dapat merugikan banyak pihak, (*/70n).

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com