PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • HUT Makassar ke-419 Tak Boleh Sekadar Hura-hura, Munafri Tekankan Manfaat untuk Warga • Perkuat Akses Keadilan Warga Jeneponto, Pemkab Teken Kesepakatan dengan PN • Prabowo Reshuffle Kabinet, Listyo Sigit Geser ke KSP hingga Sugiono Jadi Menko PMK • Hari Kesaktian Pancasila, Kapolda Sulsel Tekankan Nilai Pancasila dalam Tugas Polri • Andi Winarno Ditunjuk Sebagai Plh Sekda Sulsel, Gubernur Minta Lanjutkan Program Prioritas • Listyo Sigit Diganti, DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • HUT Makassar ke-419 Tak Boleh Sekadar Hura-hura, Munafri Tekankan Manfaat untuk Warga • Perkuat Akses Keadilan Warga Jeneponto, Pemkab Teken Kesepakatan dengan PN • Prabowo Reshuffle Kabinet, Listyo Sigit Geser ke KSP hingga Sugiono Jadi Menko PMK • Hari Kesaktian Pancasila, Kapolda Sulsel Tekankan Nilai Pancasila dalam Tugas Polri • Andi Winarno Ditunjuk Sebagai Plh Sekda Sulsel, Gubernur Minta Lanjutkan Program Prioritas • Listyo Sigit Diganti, DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri •
Makassar

Kadis Pertanahan Makassar Paparkan Realisasi Anggaran 2022 di Rakorsus 2023

1789
×

Kadis Pertanahan Makassar Paparkan Realisasi Anggaran 2022 di Rakorsus 2023

Sebarkan artikel ini
Kadis Pertanahan Makassar Paparkan Realisasi Anggaran 2022 di Rakorsus 2023
Kepala Dinas (Kadis) Pertanahan Kota Makassar, Dra. Hj. Sri Sulsilawati dengan didampingi Sekretaris Dinas Aspira Anwar Kuba, SP,, M.Si bersama para kabid, kasi dan jajaran lingkup dinbas pertanahan menghadiri Rapat koordinasi khusus (Rakorsus) Makassar 2023 yang dihelat Pemerintah Kota Makassar di Hotel Four Point by Sheraton, Selasa (14/03/2023).

MAKASSAR—Kepala Dinas (Kadis) Pertanahan Kota Makassar, Dra. Hj. Sri Sulsilawati dengan didampingi Sekretaris Dinas Aspira Anwar Kuba, SP,, M.Si bersama para kabid, kasi dan jajaran lingkup dinbas pertanahan menghadiri Rapat koordinasi khusus (Rakorsus) Makassar 2023 yang dihelat Pemerintah Kota Makassar di Hotel Four Point by Sheraton, Selasa (14/03/2023).

Dalam Rakorsus, Hj. Sri Sulsilawati Kadis Pertanahan Makassar memaparkan, progres realisasi anggaran tahun 2022 yang mencapai 16,2 miliar rupiah, atau 4 miliar lebih besar dibandingkan dengan tahun 2023.

Menurut Sri Sulsilawati penurunan tersebut karena disesuikan dengan tupoksi dinas pertanahan dalam membantu wali kota melaksanakan sebagian urusan pemerintahan di bidang pertanahan yang mana didalamnya ada 4 item yang harus dilaksanakan seperti, pengadaan tanah, pemanfaatan tanah, penanganan masalah tanah dan pengamanan tanah.

“Di tahun 2023 ini khususnya mengenai pengadaan tanah diserahkan kepada semua SKPD. SKPD yang membutuhkan tanah untuk membangun agar merencanakan sendiri penganggarannya, dan kami akan membantu dari sisi perencanaan untuk penetapan lokasi dengan berkoordinasi BPN dan hal-hal yang terkait dengan administrasi pertanahan,” ucapnya.

Lebih lanjut Sri Sulsilawati menjelaskan, dalam pelaksanaan tugas di lapangan ada masalah pokok yang menjadi hal yang selalu dilihat yaitu penyerobotan aset tanah Pemerintah Kota Makassar. Karena Kebanyakan tanah pemerintah belum bersertifikat dan belum diamankan secara fisik.

“Langkah-langkah yang kami lakukan agar tidak terjadi penyerobotan yaitu dengan inovasi membangun “Pusaka” Makassar dan Tim Terpadu Satgas Pengamanan dengan melibatkan SKPD terkait,” terang Hj. Sri Sulsilawati.

Selain itu menurutnya Dinas Pertanahan Kota Makassar juga membangun big data yang disebut dengan Sistem Informasi Manajemen Tanah atau “Simata”, dan inovasi solusi melalui Pusaka Makassar yaitu pengembalian fungsi lahan fasilitas umum (Fasum) dan fasilitas sosial (Fasos) pemerintah kota Makassar. (*/dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com