PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan MudaRotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan BaruLurah Bontoa Antar Langsung Bantuan Beras CPP ke Warga Sakit dan DisabilitasTambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan HargaPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan MudaRotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan BaruLurah Bontoa Antar Langsung Bantuan Beras CPP ke Warga Sakit dan DisabilitasTambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan Harga
Jeneponto

Dalam Sepekan, 4 Kali Kebakaran Melanda Jeneponto, Kali ini di Desa Karelayu

845
×

Dalam Sepekan, 4 Kali Kebakaran Melanda Jeneponto, Kali ini di Desa Karelayu

Sebarkan artikel ini
Dalam Sepekan, 4 Kali Kebakaran Melanda Jeneponto, Kali ini di Desa Karelayu
Dalam sepekan, 4 kali kebakaran melanda wilayah Kabupaten Jeneponto. Sebelumnya, terjadi kebakaran di tiga wilayah. Terakhir kali terjadi di Dusun Bontomanai, Desa Karelayu, Kecamatan Bontoramba, Rabu (9/8/2023) sekitar pukul 15.00 wita.

JENEPONTO—Dalam sepekan, 4 kali kebakaran melanda wilayah Kabupaten Jeneponto. Sebelumnya, terjadi kebakaran di tiga wilayah. Terakhir kali terjadi di Dusun Bontomanai, Desa Karelayu, Kecamatan Bontoramba, Rabu (9/8/2023) sekitar pukul 15.00 wita.

Kebakaran menghanguskan 1 unit rumah panggung milik Sampara Daeng Liwang.

Kapolsek Tamalatea, AKP M. Natsir menceriakan, saksi seorang warga Daeng Kebo berteriak,-teriak histeris meminta tolong kepada tetangga dan warga sekitar, dikarenakan panik melihat api dan asap yang sudah mengepul yang sudah membakar rumah panggung milik Sampara Daeng Liwang.

“Dikarenakan api dan asap telah membesar dan mengepul dan sudah hampir merembet ke rumah tetangga disebelahnya yang pemiliknya Firman Havid,” ungkap Kapolsek AKP M. Natsir.

Dalam Sepekan, 4 Kali Kebakaran Melanda Jeneponto, Kali ini di Desa Karelayu
Dalam sepekan, 4 kali kebakaran melanda wilayah Kabupaten Jeneponto. Sebelumnya, terjadi kebakaran di tiga wilayah. Terakhir kali terjadi di Dusun Bontomanai, Desa Karelayu, Kecamatan Bontoramba, Rabu (9/8/2023) sekitar pukul 15.00 wita.

Berselang beberapa menit kemudian, warga sudah mulai berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan alat seadanya.

“Kades Karelayu Rasul Umar langsung menelpon pemadam kebakaran Pemkab Jeneponto,” ungkapnya.

Lanjut AKP M. Natsir, sambil menunggu armada Damkar datang, sejumlah warga setempat tetap membantu memadamkan api dengan alat dan air seadanya.

“2 unit armada pemadam kebakaran dari Damkar Pemkab Jeneponto tiba di lokasi kebakaran dan langsung berusaha memadamkan api tersebut,” jelasnya.

Ia menuturkan, kurang lebih setengah jam bergelut di lokasi kebakaran, akhirnya api berhasil dipadamkan oleh Petugas Damkar.

“Tak ada korban jiwa dalam insiden ini dan hanya mengakibatkan kerugian material berupa 1 unit rumah panggung, 10 karung gabah, ikut hangus terbakar,” terangnya.

Sedangkan, nilai kerugian materil ditaksir kurang lebih Rp280.000.000.

Belum diketahui pasti penyebabnya, namun diduga sementara penyebabnya dari arus pendek (korsleting listrik). Pasalnya, rumah juga dalam keadaan kosong setelah ditinggalkan oleh pemiliknya selama 3 hari ke Kota Makassar. (*)

Dalam Sepekan, 4 Kali Kebakaran Melanda Jeneponto, Kali ini di Desa Karelayu
Dalam sepekan, 4 kali kebakaran melanda wilayah Kabupaten Jeneponto. Sebelumnya, terjadi kebakaran di tiga wilayah. Terakhir kali terjadi di Dusun Bontomanai, Desa Karelayu, Kecamatan Bontoramba, Rabu (9/8/2023) sekitar pukul 15.00 wita.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com