PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa •
Daerah

Mahasiswa Toraja Menolak Pelantikan Dewan Adat Toraja

702
×

Mahasiswa Toraja Menolak Pelantikan Dewan Adat Toraja

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEl.com,- Gerakan Solidaritas Mahasiswa Toraja (Gasmator) tidak menerima dan menolak keras pelantikan dewan adat kerajaan yang akan dilaksanakan tanggal 1 Februari mendatang di hotel sahid toraja.

Ketua Gasmator Alvin Layuk Tangke, pengukuhan oknum atas nama H. Mustamin Londa menjadi Ketua Dewan Adat Nasional Kerajaan Tana Toraja Tongkonan Sassa’ tidak sesuai dengan prosedur adat Toraja. Masyarakat Toraja pun sudah sangat geram dibuatnya akibat beredarnya undangan pengukuhan tersebut.

“Pengukuhan tidak sesuai dengan aturan adat yang ada, dan ini tidak boleh dilaksanakan, jika pelantikan tetap dilakukan kami dari Gasmator dengan tegas akan menghentikan pelantikan tersebut,” katanya

Selain itu, di Tongkonan Sassa’ sudah ada pemangku Adat yang disebut Parengnge’. Dan untuk mengganti itu harus ada musyawarah di dalam Tongkonan. Tidak seenaknya mengangkat atau mengukuhkan seseorang.

“Kami mempertanyakan maksud dan tujuan mereka melakukan pengukuhan Dewan Adat tersebut, yang kami ketahui dalam sejarah tondok lepongan bulan gontingna tana matarik allo tidak pernah ada raja, yang memerintah pada jaman dahulu kala adalah aluk yang dilaksanakan oleh ma’dika wilayah barat, toparengnge’ siambe’ dan sindo’ wilaya balimbing kalua’ (utara) dan di wilayah tallu lembangna yang dulu siperintah adalah aluk dan adat yang di laksanakan oleh puang dan to parengnge’dengan adat istiadat,” jelasnya.

Ia menambahkan masyarkat menjadi resah dan Maraknya tidak nyaman akibat kontroversi palantikan tersebut, yang dimana bisa dapat memunculkan konflik horisontal karena tidak memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku dalam adat toraja. (4ks)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com