PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dua Petugas Damkar Pangkep Gugur, Armada Terbalik Saat Berpacu Menuju Kebakaran • Program Mannennungeng Serahkan Policy Brief ke Pemkab Bone, Produktivitas Padi Naik 76 Persen • Bupati Jeneponto Dorong Punagaya dan Bungeng Jadi Percontohan Desa Binaan Imigrasi • Sekda Makassar Dorong Inovasi PKP LAN Jadi Model untuk Kecamatan Lain • Rapimnas Forkonas PP DOB, Aspirasi Pemekaran Sulsel Kembali Menguat • Jelang Pensiun, Polda Sulsel Bekali PNPP dengan Keterampilan • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dua Petugas Damkar Pangkep Gugur, Armada Terbalik Saat Berpacu Menuju Kebakaran • Program Mannennungeng Serahkan Policy Brief ke Pemkab Bone, Produktivitas Padi Naik 76 Persen • Bupati Jeneponto Dorong Punagaya dan Bungeng Jadi Percontohan Desa Binaan Imigrasi • Sekda Makassar Dorong Inovasi PKP LAN Jadi Model untuk Kecamatan Lain • Rapimnas Forkonas PP DOB, Aspirasi Pemekaran Sulsel Kembali Menguat • Jelang Pensiun, Polda Sulsel Bekali PNPP dengan Keterampilan •
Daerah

Warga Mappakasunggu Kecewa Kinerja Kepala Desa Pa’batangan, Takalar

888
×

Warga Mappakasunggu Kecewa Kinerja Kepala Desa Pa’batangan, Takalar

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com – Salah satu warga Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar merasa kecewa dengan ulah Kepala Desa Pa’batangan bernama Abdul Rahman SE. Pasalnya, kades tersebut menolak melayani warganya yang datang untuk meminta tanda tangan berkas.

Junaedah warga Desa Pa’batangan menuturkan, Kepala Desa Pa’batangan menolak menandatangi berkasnya dengan alasan karena tidak mendukung salah satu paslon nomor 1 pada pemilihan kepala daerah serentak 15 Februari lalu.

“Saya ingin mengurus berkas surat kematian orang tua saya, karena mendukung paslon nomor 2, maka berkas kami tidak dihiraukan. Sementara beliau (kades) sudah di cari kemana-kamana, bahkan sudah ketemu tapi tidak dihiraukan hanya cuek dan akhirnya pulang tanpa tanda tangan,” terang Junaedah melalui massenger kepada mediasulsel.com, Minggu (19/2/2017)

Warga lainnya yang tak ingin namanya disebutkan juga mengalami hal serupa, saat mengurus berkas dan meminta tanda tangan tetapi tidak diberikan juga.

Padahal dalam UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa sangat jelas tertera pada pasal 29 terkait larangan seorang kepala desa menyalahgunakan wewenang, tugas, hak, dan/atau kewajibannya, melakukan tindakan diskriminatif terhadap warga dan/atau golongan masyarakat tertentu.

Selain itu regulasi tersebut, juga mengatur larangan kepala desa ikut serta dan/atau terlibat dalam kampanye pemilihan umum dan/atau pemilihan kepala daerah. Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait keluhan warga tersebut. (*/shar)

Baca Juga:

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Respon (2)

  1. Tanpa bermaksud membela siapapun baik itu Kades maupun warga yg merasa di “anak tiri” kan, seyogyanya setiap bahan pemberitaan sblm disediakan & di publikasikan ke umum alangkah eloknya jika ada klarifikasi dgn pihak terkait sehingga beritanya berimbang & tdk terkesan berpihak hanya kpd satu sisi saja, terlebih jika dikaitkan dgn persoalan Pilkada yg saat ini relatif sensitif

  2. Tanpa bermaksud membela siapapun baik itu Kades maupun warga yg merasa di “anak tiri” kan, seyogyanya setiap bahan pemberitaan sblm disediakan & di publikasikan ke umum alangkah eloknya jika ada klarifikasi dgn pihak terkait sehingga beritanya berimbang & tdk terkesan berpihak hanya kpd satu sisi saja, terlebih jika dikaitkan dgn persoalan Pilkada yg saat ini relatif sensitif

Komentar ditutup.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com