MAKASSAR—Generasi Baru Indonesia (GenBI) Sulawesi Selatan, Sabtu, 24 Agustus 2024 menggelar program edukasi GenBI Explore: Petualangan Edukasi Berkelanjutan, di lokasi budidaya Maggot BSF, Ikan Nila Keramba Jaring Apung dan Mesin Insenerator di Jl. Puri Taman Sari, Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala, Makassar,
Koordinator Deputi Publick Relation GenBI Sulsel Regita Cahyani dalam keterangan tertulisnya yang diterima Mediasulsel.com Rabu (28/8/2024) menjelaskan, bahwa acara yang mengusung tema “Maggot Mania: Turning Waste Into Wonders!” ini, dipandu MC Fikriani yang mengawali acara dengan membangkitkan semangat semua peserta yang berasal dari berbagai latar belakang agama dan budaya.
Acara yang dibuka Pembina GenBI Sulsel Dinda Rahman ini menghadirkan dua narasumber yakni Trainer dan fasilitator Yayasan Econatural Society Indonesia, Muhammad Nur Agus dan penyuluh kehutanan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan Neno Jeanuaristy, S. Hut.
Pembina GenBI Sulsel Dinda Rahman dalam sambutannya saat membuka kegiatan, menekankan peran vital generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan melalui inovasi pengelolaan limbah, khususnya budidaya maggot.
Lebih lanjut Regita menjelaskan, bahwa Rangkaian kegiatan inti dari GenBI Explore mencakup tiga poin utama, yaitu Materi pertama, pembahasan interaktif, yang membahas pengelolaan dan budidaya maggot, dilengkapi dengan sesi tanya jawab yang aktif. Materi Kedua pendidikan berkelanjutan yang menyoroti pentingnya budidaya berkelanjutan untuk menciptakan generasi hijau, diakhiri dengan sesi diskusi terbuka.
“Setelah pemberian materi dilakukan kunjungan edukatif, dimana peserta diajak mengunjungi lokasi budidaya maggot untuk melihat langsung bagaimana pengelolaan dan budidaya maggot dilakukan, sehingga mereka mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang proses tersebut,” terang Regita.
Salah seorang siswa yang turut dalam kegiatan tersebut mengaku, bahwa Kegiatan GenBI Explore memberikan pengalaman berharga bagi para peserta, karena ini adalah kali pertama mereka melihat maggot secara langsung. Pengalaman ini menurutnya tidak hanya menarik, tetapi juga edukatif, memberikan mereka kesempatan untuk belajar tentang pengelolaan limbah yang inovatif.
“Saya baru pertama kali melihat maggot dan ternyata ada banyak hal yang bisa dipelajari dari sini. Ini benar-benar pengalaman yang baru dan tidak terlupakan,” ujarnya.
Ketua GenBI Sulawesi Selatan, Josafat Togap Hamongan Sinaga berharap acara ini menjadi titik awal penyebaran kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah secara berkelanjutan melalui metode inovatif yang memiliki dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
“Dengan semangat Maggot Mania, generasi muda Makassar siap mengubah limbah menjadi solusi lingkungan yang berkelanjutan,” tukas Josafat. (*/MP/Ag4ys)














