PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dilema Hilirisasi tanpa IndustrialisasiBupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKrisis Mental dan Kesepian Generasi Muda: Saatnya Kembali pada IslamKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaUpaya Mengentaskan Kemiskinan Tak Kunjung MenuntaskanDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dilema Hilirisasi tanpa IndustrialisasiBupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKrisis Mental dan Kesepian Generasi Muda: Saatnya Kembali pada IslamKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaUpaya Mengentaskan Kemiskinan Tak Kunjung MenuntaskanDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RT
Inspirasi

Pengaruh Gadget Meningkatkan Ketidakpedulian Pelajar Terhadap Lingkungan Kotor

506
×

Pengaruh Gadget Meningkatkan Ketidakpedulian Pelajar Terhadap Lingkungan Kotor

Sebarkan artikel ini
Pengaruh Gadget Meningkatkan Ketidakpedulian Pelajar Terhadap Lingkungan Kotor
Penulis: Ine Rahmawati (Mahasiswi STITMA Yogyakarta)

MEDIASULSEL.COM—Di era digital, teknologi semakin berkembang pesat terutama gadget yang menjadi teknologi paling banyak digunakan dan dibutuhkan setiap individu, terutama di kalangan pelajar.

Gadget menjadi satu kesatuan penting yang mengikat erat setiap kehidupan individu, bahkan pelajar di zaman sekarang ini.

Disetiap saat, di mana pun tempatnya, diberbagai kondisi sudah pasti setiap individu terutama pelajar akan selalu berhubungan dengan yang namanya gadget.

Dengan semakin meningkatnya penggunaan gadget di kalangan pelajar, memberikan rasa khawatir terhadap dampak yang dapat mempengaruhi para pelajar saat ini.

Dalam laporan State of Mobile 2024 yang dirilis Data.AI, warga Indonesia menghabiskan waktu dengan perangkat mobile seperti hp dan tablet pada 2023 mencapai rata-rata 6,05 jam per harinya.

Bayangkan gadget menjadi prioritas yang diutamakan dalam kehidupan, dikarenakan manfaat yang diperoleh dari gadget seperti:

  • Memudahkan dalam berkomunikasi jarak jauh
  • Memudahkan dalam belajar di era digital
  • Memudahkan untuk mencari sesuatu yang tidak diketahui
  • Memudahkan dalam mengetahui suatu berita
  • Memudahkan dalam menyebarkan dakwah dan masih banyak lagi

Di balik manfaat yang diperoleh, namun terdapat dampak negatif yang tidak kita sadari bahwa gadget dapat mempengaruhi konsentrasi penggunanya.

Peristiwa yang terjadi saat ini adalah bahwa para pelajar kehilangan rasa peduli karena konsentrasi mereka telah dibuyarkan atau dikuasi oleh gadget.

Lingkungan kotor, tidak rapi, bau membuat para pelajar bersikap acuh dan tidak mau tau. Para pelajar bersikap bodo amat melihat kondisi lingkungan sekitar mereka yang kotor dan kumuh.

Selain konsentrasi yang telah dibuyarkan oleh gadget juga karena gadget telah menguasai rasa malas mereka dalam melakukan sesuatu, seperti membersihkan lingkungan yang kotor. Hal ini menjadi problematika utama yang sedang terjadi pada generasi saat ini.

Untuk dapat menangani dampak negatif gadget yang mempengaruhi para pelajar saat ini, maka diperlukan kesadaran dari para orang tua, dalam membatasi anak-anak dalam penggunaan gadget.

Salah satunya dengan cara, mengisi waktu luang anak-anak dengan hal-hal yang positif dan menarik, seperti kegiatan olahraga, mengunjungi kebun binatang dan tempat-tempat yang sekiranya dapat menambah pengetahuan mereka.

Sikap tidak peduli terhadap lingkungan yang kotor dapat memberikan banyak dampak negatif. Dengan demikian betapa pentingnya dalam meningkatkan kesadaran tentang peduli lingkungan dikalangan pelajar. (*)

 

Penulis: Ine Rahmawati (Mahasiswi STITMA Yogyakarta)

 

***

 

Disclaimer: Setiap opini/artikel/informasi/ maupun berupa teks, gambar, suara, video dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Mediasulsel.com.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com