SELAYAR—Aksi cepat dan responsif kembali ditunjukkan jajaran Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan. Pagi-pagi buta, dua ekor ular berukuran besar sukses dilumpuhkan di dua lokasi berbeda, Rabu (16/4/2025).
Ular pertama ditangani langsung tim Damkarmat usai menerima laporan warga tentang kemunculan seekor ular piton sepanjang empat meter yang bersembunyi di gudang kayu milik almarhumah Hj. Jannah, di kawasan padat penduduk Jalan S. Siswomiharjo, Benteng.
Laporan masuk ke Posko Damkar sekitar pukul 08.42 Wita dan langsung direspons cepat dengan pengerahan sepuluh personel. Proses evakuasi berlangsung dramatis, mengingat ular sempat agresif dan berusaha menyerang petugas saat akan diamankan.
“Alhamdulillah ular berhasil dilumpuhkan sekitar pukul 09.30 Wita setelah kurang lebih setengah jam dievakuasi,” ujar salah satu personel Damkar di lokasi.
Sementara itu, di lokasi berbeda, warga Kampung Tambera, Dusun Polebunging Timur, Desa Polebunging, Kecamatan Bontomanai, juga dibuat geger dengan kemunculan seekor ular lain yang mencoba memangsa ayam peliharaan warga.
Ular sepanjang hampir tiga meter itu masuk ke kandang ayam sekitar pukul 22.00 Wita, Selasa malam (15/4/2025), dan baru berhasil dilumpuhkan warga sekitar pukul 06.47 Wita, Rabu pagi. Karena dianggap membahayakan, ular akhirnya dieksekusi oleh warga.
Warga mengaku kejadian ini bukan yang pertama, dan mereka berharap ada langkah antisipatif dari pihak terkait agar serangan hewan liar tak semakin meresahkan.
Dua insiden ini menjadi bukti bahwa kewaspadaan warga dan kecepatan respons aparat sangat penting, terutama di kawasan permukiman yang berbatasan dengan area vegetasi atau lahan kosong. (Cr/Ag4ys)
Citizen Reporter: Fadly Syarif







