PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Perang Hotel di Makassar Makin Panas, Artha Kencana Ganti Bendera Jadi Horison InnDari Balik Lapas Polewali, WBP Dibekali Jalan Baru Jadi Pekerja MigranAppi Siapkan Ranch Sapi di TPA Tamangapa, Akhiri Sapi Makan SampahNurma Ditahan, TS Dilepas: Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tamalanrea DipertanyakanGedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih MenganggurPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Perang Hotel di Makassar Makin Panas, Artha Kencana Ganti Bendera Jadi Horison InnDari Balik Lapas Polewali, WBP Dibekali Jalan Baru Jadi Pekerja MigranAppi Siapkan Ranch Sapi di TPA Tamangapa, Akhiri Sapi Makan SampahNurma Ditahan, TS Dilepas: Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tamalanrea DipertanyakanGedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih Menganggur
Nasional

PLN Siap Listriki 780 Ribu Rumah Tangga Lewat Program Lisdes 2025–2029

999
×

PLN Siap Listriki 780 Ribu Rumah Tangga Lewat Program Lisdes 2025–2029

Sebarkan artikel ini
PLN Siap Listriki 780 Ribu Rumah Tangga Lewat Program Lisdes 2025–2029
Warga Desa Sukabangun, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat dapat menikmati hiburan di televisi semenjak listrik hadir di desa mereka.

JAKARTA—PT PLN (Persero) menyatakan kesiapannya untuk menerangi sekitar 780 ribu rumah tangga di seluruh Indonesia melalui Program Listrik Desa (Lisdes) periode 2025–2029. Komitmen ini tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 yang baru saja diluncurkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, di Jakarta, Senin (26/5/2025).

Program Lisdes ditargetkan menjangkau 10.068 desa dan dusun yang belum menikmati listrik, dengan rencana pembangunan pembangkit berkapasitas total 394 megawatt (MW). Ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan layanan listrik 24 jam penuh bagi seluruh masyarakat, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Bahlil menegaskan, proyek elektrifikasi nasional ini merupakan amanat langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“Tugas lima tahun ke depan melalui Program Lisdes 2025–2029 adalah segera menginventarisasi dan membuat program terobosan agar seluruh desa belum berlistrik bisa menikmati akses energi,” ujarnya.

Menurutnya, ketersediaan energi bukan sekadar kebutuhan, tetapi juga wujud pemerataan dan keadilan dari Aceh hingga Papua. Pemerintah memperkirakan kebutuhan investasi program ini mencapai Rp50 triliun, dan membuka peluang bagi investor untuk ikut serta dalam pembangunan energi yang berkeadilan.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan komitmen penuh PLN menjalankan amanat ini sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam memenuhi hak dasar masyarakat.

“Listrik adalah kebutuhan primer. Sebagai perpanjangan tangan pemerintah, PLN siap memastikan keberhasilan Program Lisdes yang menjadi bagian penting dalam RUPTL PLN 2025–2034,” tegasnya.

Hingga akhir 2024, sebanyak 83.693 desa dan kelurahan di Indonesia telah menikmati listrik. Dampak positif dari Lisdes pun mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kepala Desa Sukabangun, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Kasius, menceritakan perubahan signifikan di desanya sejak listrik hadir. Kini, aktivitas warga tidak lagi terbatas oleh gelapnya malam.

“Saya sangat gembira dan bersyukur. Terima kasih PLN, semoga desa kami makin maju dan ekonomi masyarakat ikut meningkat,” ungkapnya.

Dukungan juga datang dari Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Ia menyebut program Lisdes sangat penting bagi daerah kepulauan seperti Maluku Utara, yang selama ini menghadapi tantangan akses listrik.

“Dengan adanya listrik, pembangunan lebih merata, ekonomi dan pendidikan masyarakat akan lebih berkembang,” kata Sherly.

PLN menyatakan siap bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan keberhasilan program Lisdes sebagai bagian dari visi besar mewujudkan keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia.(70n/Ag4ys/4dv)

PLN Siap Listriki 780 Ribu Rumah Tangga Lewat Program Lisdes 2025–2029
Sejak listrik hadir, kehidupan warga berubah. Peralatan masak listrik kini membantu aktivitas sehari-hari, wujud nyata peningkatan kesejahteraan lewat Program Listrik Desa.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com