Advertisement - Scroll ke atas
Sulsel

Generasi Muda dan Pusdal LH SUMA-KLHK Satukan Langkah Wujudkan Sulsel Bebas Sampah

516
×

Generasi Muda dan Pusdal LH SUMA-KLHK Satukan Langkah Wujudkan Sulsel Bebas Sampah

Sebarkan artikel ini
Generasi Muda dan Pusdal LH SUMA-KLHK Satukan Langkah Wujudkan Sulsel Bebas Sampah
Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Wilayah Sulawesi dan Maluku (Pusdal LH SUMA) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memperkuat sinergi dengan Duta Lingkungan Hidup Sulawesi Selatan dalam upaya menekan persoalan sampah yang masih menjadi isu besar di wilayah ini. Kesepahaman itu terbangun dalam kunjungan kerja Duta Lingkungan Sulsel ke kantor Pusdal LH SUMA-KLHK, Senin (27/10/2025).

MAKASSAR—Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Wilayah Sulawesi dan Maluku (Pusdal LH SUMA) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memperkuat sinergi dengan Duta Lingkungan Hidup Sulawesi Selatan dalam upaya menekan persoalan sampah yang masih menjadi isu besar di wilayah ini. Kesepahaman itu terbangun dalam kunjungan kerja Duta Lingkungan Sulsel ke kantor Pusdal LH SUMA-KLHK, Senin (27/10/2025).

Kepala Pusdal LH SUMA-KLHK, Dr. Azri Rasul, SKM., M.Si., MH, menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan gerakan peduli lingkungan yang berkelanjutan. Menurutnya, semangat generasi muda perlu diiringi dukungan dari berbagai pihak agar gerakan lingkungan tidak berhenti pada tataran simbolik.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Pemerintah tentu mendukung generasi muda yang peduli terhadap lingkungan. Namun kegiatan ini perlu diperbesar gaungnya dengan melibatkan pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat,” ujar Dr. Azri di ruang kerjanya, didampingi Kasubbag TU Pusdal LH SUMA-KLHK, Rina Triany, SE., M.A.P.

Perwakilan Duta Lingkungan Hidup Sulsel, Syahla, didampingi Dita dan Vikry, menyampaikan bahwa isu sampah masih menjadi fokus utama gerakan mereka.

Organisasi yang berdiri sejak 2019 itu kini telah berbadan hukum melalui akta notaris pada 2024, dan berkomitmen memperluas aksi nyata dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

“Tujuan kami sederhana tapi penting — membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk menjaga lingkungan sejak dari rumah,” kata Syahla.

Dr. Azri menambahkan, sinergi antara Pusdal LH SUMA dan Duta Lingkungan akan diarahkan pada edukasi komprehensif mencakup aspek regulasi, teknis, dan substansi. Ia menilai, peran rumah tangga, khususnya ibu rumah tangga, sangat penting dalam mengelola sampah dari hulu.

“Sinergi ini tidak hanya sebatas kegiatan sosial atau simbolik, tapi harus menyentuh pengembangan media, literasi, dan pembekalan materi lingkungan hidup bagi generasi muda,” tegasnya.

Rina Triany menambahkan, pihaknya tengah menyiapkan program lanjutan yang akan menjalin kemitraan dengan komunitas Green Youth, sekaligus membentuk kader Duta Lingkungan aktif di Makassar.

Selain itu, Pusdal LH SUMA juga berencana membentuk Saka Mini Kalpataru sebagai wadah pembinaan isu lingkungan bagi pelajar dan remaja.

Melalui kerja sama ini, Pusdal LH SUMA-KLHK dan Duta Lingkungan Sulsel berharap lahir gerakan bersama yang lebih terarah dalam pengelolaan sampah, peningkatan kesadaran publik, serta penguatan budaya peduli lingkungan di Sulawesi Selatan. (70n/Ag4ys/4dv)

error: Content is protected !!