PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dilema Hilirisasi tanpa IndustrialisasiBupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKrisis Mental dan Kesepian Generasi Muda: Saatnya Kembali pada IslamKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaUpaya Mengentaskan Kemiskinan Tak Kunjung MenuntaskanDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dilema Hilirisasi tanpa IndustrialisasiBupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKrisis Mental dan Kesepian Generasi Muda: Saatnya Kembali pada IslamKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaUpaya Mengentaskan Kemiskinan Tak Kunjung MenuntaskanDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RT
News

PUI dan Great Institute Bersinergi Kawal Program Kerakyatan Prabowo

738
×

PUI dan Great Institute Bersinergi Kawal Program Kerakyatan Prabowo

Sebarkan artikel ini
PUI dan Great Institute Bersinergi Kawal Program Kerakyatan Prabowo
Persatuan Ummat Islam (PUI) menjalin kemitraan strategis dengan lembaga kajian kebijakan Great Institute untuk memperkuat peran ormas Islam dalam mengawal program-program kerakyatan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sinergi ini ditandai dengan audiensi antara Bidang Hubungan Luar Negeri DPP PUI dan jajaran Great Institute di Jakarta, Senin (10/11/2025).

JAKARTA—Persatuan Ummat Islam (PUI) menjalin kemitraan strategis dengan lembaga kajian kebijakan Great Institute untuk memperkuat peran ormas Islam dalam mengawal program-program kerakyatan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sinergi ini ditandai dengan audiensi antara Bidang Hubungan Luar Negeri DPP PUI dan jajaran Great Institute di Jakarta, Senin (10/11/2025).

Ketua Dewan Direktur Great Institute, Dr. Syahganda Nainggolan, menyambut baik kerja sama tersebut dan menyebut PUI sebagai mitra strategis dalam membangun gagasan kebijakan publik yang berpihak pada rakyat.

Menurutnya, kolaborasi antara organisasi masyarakat dan lembaga pemikir seperti Great Institute sangat penting untuk menghasilkan wacana kebijakan yang konstruktif.

Syahganda juga menyinggung arah politik luar negeri pemerintahan Prabowo yang berupaya menegaskan posisi Indonesia di panggung dunia.

“Presiden Prabowo ingin menjadikan Indonesia sebagai aktor politik global yang diperhitungkan, bahkan berpotensi menjadi episentrum dunia Islam, sejajar dengan Turki di bawah kepemimpinan Recep Tayyip Erdogan. PUI memiliki peran penting untuk ikut mengulas dan memperkuat visi ini,” ujarnya.

Selain itu, Syahganda menilai visi ekonomi kerakyatan Presiden Prabowo juga perlu mendapat dukungan luas. Program-program seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat dinilainya sebagai langkah konkret dalam memperkuat ekonomi rakyat.

Ia mendorong PUI untuk berperan aktif dalam mengawal pelaksanaannya. “Pemberdayaan ekonomi harus jadi motor penggerak. Utamakan kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah,” tegasnya.

Meski demikian, Syahganda menekankan pentingnya peran kritis ormas dalam mengawal jalannya pemerintahan. Kritik yang objektif, katanya, tetap dibutuhkan agar kebijakan negara berjalan seimbang dan berpihak pada rakyat.

“Setiap era presiden punya karakter kepemimpinan sendiri. Karena itu, PUI harus tetap punya visi jangka panjang, kritis, tapi juga konstruktif,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP PUI, Adhe Nuansa Wibisono, menyampaikan kesepahaman dan apresiasi terhadap dukungan Great Institute.

Ia menilai arah kebijakan luar negeri Presiden Prabowo, seperti yang tercermin dalam pidato di Sidang Umum PBB dan kehadirannya di Konferensi Perdamaian Sharm El Sheikh, Mesir, menunjukkan komitmen kuat Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina dan perdamaian di Gaza.

“Kami berharap pertemuan ini menjadi awal sinergi positif antara PUI dan Great Institute dalam memberikan masukan konstruktif bagi pemerintahan Presiden Prabowo,” kata Wibisono.

Ia menambahkan, dengan jaringan kader mencapai 20 juta orang di seluruh Indonesia, PUI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal berbagai kebijakan nasional.

Sebagai lembaga pemikir, Great Institute memiliki berbagai kegiatan seperti Focus Group Discussion (FGD), Great Lecture, serta seminar dan diskusi kebijakan yang melibatkan akademisi, intelektual, dan birokrat.

PUI menyatakan kesiapannya untuk terlibat dalam kegiatan tersebut dan mengoptimalkan kolaborasi yang dibangun. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi nyata PUI, tidak hanya sebagai mitra pemerintah, tetapi juga sebagai kekuatan masyarakat sipil yang kritis dan konstruktif dalam pembangunan nasional. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com