JENEPONTO—Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Bangun Nawoko Kunjungan Kerja (Kunker), di Makodim 1425 Jeneponto Jl. Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Rabu (8/4/2026).
Pangdam XIV/Hasanuddin, didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK), Renny Bangun Nawoko, dan sejumlah perwira menengah pejabat utama Kodam XIV/Hasanuddin, dalam rangka peresmian dapur SPPG TNI AD Yayasan Manunggal Kartika Jaya di Belakang Makodim 1425/Jeneponto.
Pangdam Mayjen TNI Bangun Nawoko dan Ketua Persit KCK, Renny Bangun Nawoko, disambut oleh Dandim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, bersama Bupati Jeneponto, Paris Yasir, Kapolres AKBP Haryo Basuki, Kejari Akhmad Heru Prasetyo, dan sejumlah Kepala OPD.
Bupati Jeneponto, Paris Yasir, yang turut didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Jeneponto, Salmawati Paris mengucapkan, rasa syukur atas kehadiran Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko di Kabupaten Jeneponto.
“Alhamdulillah suatu kebanggan bapak Pangdam hadir membersamai kita di Kabupaten Jeneponto. Kedatangan Jenderal membawa berkah di Kabupaten Jeneponto,” ucap Bupati Paris Yasir.
Bupati Paris Yasir juga memberikan apresiasi dengan kesediaan Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko berkunjung di Jeneponto.
“Apresiasi kepada Pangdam atas
kesediaan hadir di Jeneponto,” kata Paris Yasir, yang juga Ketua DPD NasDem Kabupaten Jeneponto.
Paris Yasir mengaku, tetap rutin menjalin komunikasi dan bahu membahu dengan Dandim Letkol Abdul Muthalib dan jajarannya berbagai untuk pembangunan di Butta Turatea.
“Kami rutin diskusi berbagai hal di Kabupaten Jeneponto. Kami banyak dibantu kegiatan TMMD dan kami bantu walaupun nilainya tidak begitu besar. Selain itu, kami bahu membahu membangun untuk kemajuan daerah,” ungkapnya.
Sementara, Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko merasa bangga dapat menginjakkan kaki di tanah leluhur isteri tercinta.
“Alhamdulillah saya bisa menginjakkan kaki di tanah leluhur isteri saya. Saya bahagia dan bangga hati bisa hadir di Kodim 1425,” ucap Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko.
“SPPG itu sebagai program pemerintah
ini tidak bisa berdiri tanpa bantuan dari PT. Bosowa. Saya melihat kehadiran SPPG dirindukan masyarakat. Karyawan tidak bisa bayangkan bisa berkerja di SPPG ini,” paparnya.
Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko bahwa SPPG dapat menggerakkan enterpreneur dan menggerakkan roda perekonomian. Untuk itu, pengelola SPPG harus amanah.
“Saya tidak mengira satu SPPG bisa menggerakkan enterpreneur. SPPG Ini sekaligus menggerakkan ekonomi. Dengan demikian, pengelola SPPG harus amanah. Standar operasional prosedur harus diikuti, keamanan nomor satu. Sayang kalau SPPG kalau hanya SPPI,” tuturnya.
Ia menyampaikan, kalau menggerakkan ekosistem agar SPPG berdaya itu baru dahsyat. “Seluruh pergerakan berawal dari desa,” ujarnya.
“Kami membawa kabar baik, bapak presiden memerintahkan sebagai koordinator pembangunan jembatan Garuda. 2027 kita membangun 7 ribu jembatan. Kalau dari Jeneponto itu saya langsung ACC,” ungkap Mayjen TNI Bangun Nawoko.
“Itulah programkan akan kita laksanakan tahun 2027. Semua bisa terlaksana kalau dibantu semua stakeholder. Pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti sebagai tanda resmi beroperasinya fasilitas SPPG oleh Pangdam XIV/Hasanuddin,” tandasnya. (*)














