MAKASSAR—Getaran gempa kembali mengguncang wilayah Indonesia. Kali ini, gempa berkekuatan magnitudo 5,0 terjadi di perairan timur laut Pulau Saringi, Nusa Tenggara Barat, pada Rabu (15/4/2026) pagi.
Berdasarkan rilis resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, gempa terjadi pada pukul 09.10.43 WIB dengan pusat berada di laut, sekitar 122 kilometer timur laut Pulau Saringi.
BMKG mencatat, gempa tersebut berada pada kedalaman 469 kilometer. Dengan karakteristik gempa dalam, peristiwa ini dipastikan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Secara koordinat, episenter gempa terletak di 7,32 Lintang Selatan dan 117,14 Bujur Timur. Meski cukup dalam, getaran gempa tetap terdeteksi dan dirasakan secara terbatas di sejumlah wilayah.
Di Kabupaten Badung, Bali, gempa dilaporkan hanya terasa pada skala II Modified Mercalli Intensity (MMI), yang berarti getaran sangat lemah dan hanya dirasakan oleh sebagian kecil orang serta lebih banyak terekam oleh alat.
Meski tidak menimbulkan dampak signifikan, kejadian ini menambah daftar panjang aktivitas gempa di Tanah Air dalam beberapa hari terakhir.
BMKG mencatat, dalam sepekan terakhir terjadi sedikitnya 20 gempa yang dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, dengan variasi magnitudo dan kedalaman yang beragam.
Fenomena ini menjadi pengingat bahwa Indonesia masih berada dalam kondisi aktif secara tektonik, sehingga masyarakat diimbau tetap waspada, namun tidak panik, serta selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG. (Ag4ys)













