TAKALAR—Di tengah tantangan pergaulan dan derasnya arus perubahan sosial, Yayasan Forum Kajian Terpadu Al Qalam (FORKAD Q) Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, terus memperkuat pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini.
Tahun ini, sebanyak 220 santri dari 27 TK/TPA diwisuda pada Wisuda Santri Angkatan ke-28 yang digelar khidmat di Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar.
Jumlah wisudawan tahun ini meningkat dibanding angkatan sebelumnya yang hanya mencapai 202 santri. Peningkatan tersebut menjadi gambaran tingginya antusiasme masyarakat terhadap pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak.
Kegiatan wisuda dihadiri Camat Galesong Utara, jajaran Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta ratusan orang tua santri yang turut menyaksikan capaian anak-anak mereka dalam belajar Al-Qur’an.
Dalam sambutannya, Camat Galesong Utara, H. Mohammad Faisal Irfan, SE., M.Si., memberikan apresiasi kepada FORKAD Q yang dinilai konsisten membina pendidikan agama di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Ini bukan sekadar wisuda, tetapi bagian dari upaya menyiapkan generasi yang memiliki pondasi agama kuat. Anak-anak diajarkan memahami dan mencintai Al-Qur’an sejak dini,” ujarnya.
Ia menilai pendidikan Al-Qur’an menjadi benteng penting bagi anak-anak dalam menghadapi perubahan nilai dan pengaruh negatif lingkungan sosial.
“Di tengah arus disrupsi dan tantangan pergaulan saat ini, Al-Qur’an menjadi pegangan utama agar anak-anak tidak mudah goyah,” katanya.
Menurutnya, pembinaan sejak usia dini akan memberi dampak besar terhadap pembentukan karakter generasi mendatang, terutama dalam melahirkan anak-anak yang beriman, berakhlak, dan memiliki kecintaan terhadap bangsa.
Selama ini, FORKAD Q dikenal aktif mengembangkan pendidikan Al-Qur’an melalui jaringan TK/TPA di berbagai desa dan kelurahan di Kecamatan Galesong Utara.
Tidak hanya mengajarkan baca tulis Al-Qur’an, lembaga tersebut juga menanamkan nilai-nilai akhlak dan pembiasaan islami kepada para santri.
Wisuda santri ditutup dengan penampilan hafalan surat pendek, doa bersama, serta sesi foto bersama santri, orang tua, dan unsur pemerintah kecamatan. (1f1t)










