PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Anies datang, mesin politik 2029 mulai dipanaskanDua Gelar Juara Sulsel Berbuah Rp6 Miliar dan 300 Rumah Bakal DibedahSebelum OTT HGB, KPK Sudah Bongkar 8 Celah Korupsi ATR/BPNMakassar Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Appi Bawa Pulang 300 Unit Bedah RumahDPRD Makassar Soroti Data Anggaran, Minta TAPD Tak Asal Ajukan ProgramMenkeu Berganti, Aras Soroti Batas Kewajaran APBN: Jangan Sampai Ambisi Lebih Besar dari Kemampuan FiskalPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Anies datang, mesin politik 2029 mulai dipanaskanDua Gelar Juara Sulsel Berbuah Rp6 Miliar dan 300 Rumah Bakal DibedahSebelum OTT HGB, KPK Sudah Bongkar 8 Celah Korupsi ATR/BPNMakassar Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Appi Bawa Pulang 300 Unit Bedah RumahDPRD Makassar Soroti Data Anggaran, Minta TAPD Tak Asal Ajukan ProgramMenkeu Berganti, Aras Soroti Batas Kewajaran APBN: Jangan Sampai Ambisi Lebih Besar dari Kemampuan Fiskal
Pangkep

Pangkep Gandeng BPVP, ITB Nobel dan Yayasan Nurul Ulama, Siapkan SDM Siap Kerja hingga Bangkitkan Pulau Salemo

83
×

Pangkep Gandeng BPVP, ITB Nobel dan Yayasan Nurul Ulama, Siapkan SDM Siap Kerja hingga Bangkitkan Pulau Salemo

Sebarkan artikel ini
Penandatanganan PKS
Bupati Pangkep, Dr. H. Muhammad Yusran Lalogau, melakukan penandatangan nota kesepakatan (MoU) bersama Rektor ITB Nobel Indonesia, Dr. Ir. H. Badaruddin, Senin (3/8/2026). (Foto: Mamad)

PANGKEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mulai menggeber penguatan sumber daya manusia (SDM) melalui kolaborasi lintas lembaga. Tiga nota kesepakatan (MoU) sekaligus diteken bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia, serta Yayasan Nurul Ulama, Senin (3/8/2026).

Kerja sama tersebut tidak sekadar seremonial. Pemkab Pangkep menargetkan lahirnya tenaga kerja yang lebih kompeten, penguatan pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat melalui program pelatihan vokasi, pengembangan kewirausahaan, dan pendidikan keagamaan.

Kepala BPVP Pangkep, Ashari Arifuddin, mengungkapkan kerja sama itu merupakan hasil pembahasan yang berlangsung sekitar delapan bulan. Sebagai tindak lanjut, BPVP akan menggulirkan sekitar 20 paket pelatihan vokasi di Pangkep, termasuk program tailor-made training yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah.

Menurutnya, seluruh peserta pelatihan nantinya akan mengikuti uji kompetensi dan memperoleh sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi tersebut diharapkan menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.

Sementara itu, Rektor ITB Nobel Indonesia, Dr. Ir. H. Badaruddin, mengatakan kerja sama ini merupakan kelanjutan dari MoU sebelumnya yang kini diperluas ke bidang pengabdian kepada masyarakat, inovasi, dan penguatan kewirausahaan. Ia menegaskan kampus terus mendorong mahasiswa menjadi pelaku usaha sejak masih menempuh pendidikan agar mampu menghadirkan inovasi yang memberi nilai tambah bagi potensi daerah.

Di sektor pendidikan keagamaan, Ketua Yayasan Nurul Ulama, Dr. H. Aziz Salam, memaparkan rencana pembangunan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) sebagai tahap awal pendirian pondok pesantren di Pulau Salemo. Program tersebut diharapkan menjadi langkah awal menghidupkan kembali Pulau Salemo sebagai salah satu pusat pendidikan Islam di Pangkep.

Bupati Pangkep, Dr. H. Muhammad Yusran Lalogau, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menegaskan pemerintah daerah siap mendukung implementasi program, termasuk memberikan bantuan peralatan bagi peserta pelatihan yang aktif, khususnya warga Pangkep.

Bupati Pangkep
Bupati Pangkep, Dr. H. Muhammad Yusran Lalogau, saat memberikan sambutan dalam kegiatan penandatanganan tiga nota kesepakatan (MoU) sekaligus bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia, serta Yayasan Nurul Ulama,, Senin (3/8/2026). (Foto: Mamad)

Tak hanya itu, Yusran juga mendorong kerja sama dikembangkan pada sektor hilirisasi hasil perikanan. Menurutnya, potensi pengolahan hasil maupun limbah perikanan menjadi produk bernilai ekonomi, seperti pakan ternak, perlu dimaksimalkan agar mampu membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

Penandatanganan MoU dilakukan secara bergantian antara Pemkab Pangkep dengan masing-masing mitra. Kesepakatan itu menjadi penanda dimulainya sejumlah program kolaboratif yang diharapkan mampu memperkuat kualitas SDM, memperluas kesempatan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (M4d/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Kirim Komentar

📢 Mohon utamakan adab, etika, dan sopan santun dalam berkomentar. Semua komentar akan melewati proses moderasi sebelum diterbitkan.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com