PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Menkeu Berganti, Aras Soroti Batas Kewajaran APBN: Jangan Sampai Ambisi Lebih Besar dari Kemampuan FiskalPangkep Raih Rp1 Miliar, Layanan Kesehatan Antar Pemkab Yusran Lalogau Masuk Tiga Besar SulawesiFebrie Masuk Babak Baru, Mantan Jampidsus Segera Hadapi PersidanganJufri Rahman: Ekonomi Sulawesi Tak Bisa Tumbuh Sendiri-sendiriNakes Liukang Kalmas Diminta Disiplin, Jasa Medis Dibayar Berdasarkan Kinerja30 Tahun Berselang, Purnawirawan Polsekta Panakkukang Kembali Rajut KemitraanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Menkeu Berganti, Aras Soroti Batas Kewajaran APBN: Jangan Sampai Ambisi Lebih Besar dari Kemampuan FiskalPangkep Raih Rp1 Miliar, Layanan Kesehatan Antar Pemkab Yusran Lalogau Masuk Tiga Besar SulawesiFebrie Masuk Babak Baru, Mantan Jampidsus Segera Hadapi PersidanganJufri Rahman: Ekonomi Sulawesi Tak Bisa Tumbuh Sendiri-sendiriNakes Liukang Kalmas Diminta Disiplin, Jasa Medis Dibayar Berdasarkan Kinerja30 Tahun Berselang, Purnawirawan Polsekta Panakkukang Kembali Rajut Kemitraan
Makassar

Manggala Siapkan Penampungan Sampah Organik di Kawasan TPA Tamangapa, Gandeng Konsep Kandang Sapi

335
×

Manggala Siapkan Penampungan Sampah Organik di Kawasan TPA Tamangapa, Gandeng Konsep Kandang Sapi

Sebarkan artikel ini
camat manggala dan sekdis DLH
Camat Manggala Ahmad bersama Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Ferdi, didampingi Lurah Tamangapa Muhammad Sadli, meninjau lahan calon lokasi penampungan sampah organik di kawasan kandang sapi, Senin (3/8/2026).

MAKASSAR – Pemerintah Kecamatan Manggala mulai menyiapkan langkah baru untuk mengurangi beban sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa. Salah satunya dengan meninjau lahan yang direncanakan menjadi lokasi penampungan sampah organik di kawasan kandang sapi, Senin (3/8/2026).

Peninjauan dilakukan Camat Manggala Ahmad bersama Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Ferdi, didampingi Lurah Tamangapa Muhammad Sadli. Lokasi tersebut diproyeksikan menjadi bagian dari sistem pengelolaan sampah organik yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Konsep yang disiapkan memanfaatkan keberadaan kandang sapi sebagai bagian dari pengolahan sampah organik. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA sekaligus menghadirkan nilai tambah melalui penerapan konsep ekonomi sirkular.

Selain menekan timbunan sampah, program ini juga diharapkan mendorong optimalisasi pemilahan sampah sejak dari sumber. Dengan demikian, sampah organik dapat dimanfaatkan kembali, sementara volume sampah residu yang dibuang ke TPA dapat terus ditekan.

Camat Manggala dan Sekdis DLH1
Camat Manggala Ahmad bersama Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Ferdi, didampingi Lurah Tamangapa Muhammad Sadli, meninjau lahan calon lokasi penampungan sampah organik di kawasan kandang sapi, Senin (3/8/2026).

Kolaborasi antara Pemerintah Kecamatan Manggala, Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, dan Pemerintah Kelurahan Tamangapa menjadi bagian dari upaya menghadirkan inovasi pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendukung pengelolaan sampah perkotaan yang berkelanjutan.

Pemerintah Kecamatan Manggala pun mengajak masyarakat berperan aktif dalam gerakan pengurangan sampah dengan membiasakan memilah sampah dari rumah sesuai jenisnya. Partisipasi warga dinilai menjadi kunci agar pengelolaan sampah organik dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat.(Ag4ys/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Kirim Komentar

📢 Mohon utamakan adab, etika, dan sopan santun dalam berkomentar. Semua komentar akan melewati proses moderasi sebelum diterbitkan.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com