PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.DPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatMunafri Ajak Muslimat NU Makassar Kolaborasi dengan Dewan Lingkungan Atasi SampahWorld Cleanup Day 2026, Kelurahan Bitowa Gelar Kerja Bakti MassalSeminar Nasional Dokter di Makassar Bahas Inovasi Pemeriksaan Kesehatan Saluran CernaToreh Sejarah, Pascasarjana UNDIPA Makassar Wisuda 7 Magister Informatika Angkatan PerdanaKarhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.DPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatMunafri Ajak Muslimat NU Makassar Kolaborasi dengan Dewan Lingkungan Atasi SampahWorld Cleanup Day 2026, Kelurahan Bitowa Gelar Kerja Bakti MassalSeminar Nasional Dokter di Makassar Bahas Inovasi Pemeriksaan Kesehatan Saluran CernaToreh Sejarah, Pascasarjana UNDIPA Makassar Wisuda 7 Magister Informatika Angkatan PerdanaKarhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam Semalam
Jeneponto

Jeneponto Siaga Cuaca Ekstrem dan Kemarau, Paris Yasir Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

121
×

Jeneponto Siaga Cuaca Ekstrem dan Kemarau, Paris Yasir Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Sebarkan artikel ini
Bupati Jeneponto
Bupati Jeneponto Paris Yasir, memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem dan musim kemarau, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Kamis (20/8/2026). (Foto: Kahar Sese)

JENEPONTO — Pemerintah Kabupaten Jeneponto memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem dan musim kemarau. Langkah ini dibahas dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dipimpin Bupati Jeneponto Paris Yasir, Kamis (20/8/2026).

Rapat digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto dan dihadiri Sekda Jeneponto Aspa Muji, unsur Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah pejabat terkait.

Paris Yasir menegaskan, kondisi cuaca yang berpotensi ekstrem dan musim kemarau membutuhkan kesiapan seluruh jajaran pemerintah daerah. Antisipasi harus dilakukan lebih awal agar potensi risiko terhadap masyarakat dapat ditekan.

“Yang paling penting adalah kesiapsiagaan kita. Semua pihak harus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat koordinasi dan mengambil langkah antisipasi terhadap kemungkinan yang terjadi,” kata Paris Yasir.

Menurutnya, penanganan potensi bencana tidak bisa dilakukan oleh satu instansi. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, Forkopimda dan instansi terkait harus diperkuat agar respons di lapangan dapat dilakukan secara cepat dan terukur.

Paris juga meminta seluruh perangkat daerah menjalankan tugas dan kewenangannya secara optimal. Setiap OPD diminta memastikan kesiapan personel maupun langkah penanganan apabila terjadi kondisi yang berdampak terhadap masyarakat.

Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah turut membahas sejumlah langkah strategis menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem dan musim kemarau di wilayah Jeneponto.

Penguatan koordinasi lintas sektor menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan setiap potensi ancaman dapat diidentifikasi dan ditangani sejak dini. Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya langkah preventif sebagai bagian dari perlindungan masyarakat.

Paris Yasir mengajak seluruh unsur pemerintah dan masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan serta potensi risiko yang dapat muncul selama periode cuaca ekstrem dan kemarau.

“Dengan kewaspadaan dan sinergi bersama, setiap potensi risiko bisa kita antisipasi sedini mungkin dan ditangani secara terpadu,” ujarnya.

Pemkab Jeneponto memastikan koordinasi antarlembaga akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tengah kondisi cuaca yang dinamis. (5353)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Kirim Komentar

📢 Mohon utamakan adab, etika, dan sopan santun dalam berkomentar. Semua komentar akan melewati proses moderasi sebelum diterbitkan.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com