MAKASSAR – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Selatan mendorong masyarakat memperkuat literasi digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan meningkatnya ancaman kejahatan siber.
Pengurus JMSI Sulsel, Arwan Haspri, menyampaikan hal itu saat menjadi narasumber dalam Dialog HMI Sulawesi Selatan bertajuk Digital Trust Forum: Data, Cyber and Future of Society di Makassar, Senin (31/8/2026).
Arwan yang akrab disapa Napoleon Bonaparte menilai perkembangan teknologi tidak cukup hanya diikuti dengan kemampuan menggunakan perangkat dan platform digital. Masyarakat juga perlu memahami risiko keamanan yang mengintai di ruang siber.
Menurutnya, rendahnya pemahaman mengenai keamanan digital dapat membuat masyarakat rentan menjadi korban penipuan, pencurian data pribadi hingga berbagai modus kejahatan siber lainnya.
“Pemahaman tentang dunia digital sangat diperlukan. Pemerintah harus benar-benar hadir memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujar Napo.
Ia menilai pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki peran penting dalam menciptakan ruang digital yang aman. Pengawasan dan penindakan terhadap pelaku kejahatan siber dinilai harus berjalan beriringan dengan edukasi kepada masyarakat.
“Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama dengan baik. Agar ruang-ruang yang seharusnya aman tidak disusupi oleh penjahat,” tegasnya.
Selain literasi digital, Napo menekankan pentingnya perlindungan data pribadi. Menurutnya, data pribadi menjadi salah satu titik rawan yang dapat dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk menjalankan berbagai modus di ruang digital.
“Perlindungan data pribadi harus menjadi perhatian serius pemerintah, karena dari situlah berbagai bentuk kejahatan digital bisa terjadi kapan saja jika tidak diantisipasi,” katanya.
Dialog yang diinisiasi HMI Sulsel tersebut membahas sejumlah tantangan di era digital, mulai dari keamanan data, ancaman siber hingga masa depan masyarakat di tengah perkembangan teknologi.
Forum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mendorong kesadaran publik agar lebih cermat menggunakan teknologi dan menjaga keamanan data pribadi.(Cr/Ag4ys)
Citizen Reporter: Yusril Irhaz













