MAKASSAR—Puluhan satuan pengamanan (Satpam) dari berbagai Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) di Sulsel mengikuti uji kompetensi Gada Pratama yang digelar Tempat Uji Kompetensi (TUK) Mandiri BPD ABUJAPI Sulsel. Sertifikasi ini menguji kemampuan Satpam sesuai standar kompetensi kerja nasional sekaligus menjadi pengakuan profesional atas keahlian mereka.
Kegiatan yang bekerja sama dengan PT Multi Prestasi tersebut berlangsung di Hotel Kenari Tower, Jalan Dr. Laumahina, Makassar. Para peserta mengikuti proses uji kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Satpam ABUJAPI.
Uji kompetensi ini merupakan bagian dari upaya memastikan tenaga pengamanan memiliki kemampuan dan keterampilan sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi yang difasilitasi melalui sistem Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) tersebut juga menjadi pengakuan atas kompetensi seseorang dalam menjalankan profesinya sebagai anggota Satpam.
Ketua BPD ABUJAPI Sulsel, Hariman Tendean, mengatakan sertifikasi Gada Pratama merupakan tahapan penting dalam membangun profesionalisme sekaligus memperkuat legalitas Satpam sebagai pengemban fungsi kepolisian terbatas.
Menurutnya, paradigma Satpam saat ini harus berubah. Profesi tersebut tidak lagi hanya bertugas menjaga keamanan lingkungan atau aset, tetapi juga menuntut kemampuan, keterampilan, serta standar profesional yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Satpam hari ini bukan lagi sekadar penjaga, tapi profesi yang harus memiliki sertifikat kompetensi dari negara. Melalui TUK Mandiri ini, kami memastikan anggota Satpam di Sulsel kompeten, tersertifikasi BNSP, dan siap bersaing,” ujar Hariman.
Dalam uji kompetensi Gada Pratama, peserta diuji pada tujuh unit kompetensi dasar sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Materinya meliputi pelaksanaan tugas pengamanan, penerapan peraturan perundang-undangan, kemampuan komunikasi, hingga penanganan situasi darurat.
Ketua DPD Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Sulsel, Muh Triyono Lamappaenre, juga menyampaikan pentingnya peningkatan kualitas anggota Satpam. Menurutnya, peningkatan kompetensi harus dilakukan secara berkelanjutan agar anggota Satpam memiliki daya saing dan mampu menjalankan tugas sesuai standar profesi.
“Anggota Satpam harus di-upgrade kompetensinya agar lebih profesional, berdaya saing dan memiliki etika profesi. Sertifikasi Gada Pratama ini adalah langkah awal untuk menaikkan marwah Satpam di mata pengguna jasa,” tegas Triyono.
Sementara itu, Kasubdit Binmas Polda Sulsel, AKBP Muhtar, menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan sertifikasi tersebut. Namun, ia mengingatkan peningkatan kompetensi harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap kesejahteraan anggota Satpam.
Menurutnya, sertifikasi dan kenaikan tingkat kompetensi semestinya memberikan dampak nyata terhadap penghargaan yang diterima pekerja, terutama dalam hal gaji dan tunjangan.
“Pihak Polda Sulsel sangat mendukung kompetensi tersebut, namun perlu diperhatikan grade atau kenaikan tingkat Satpam itu utamanya harus berdampak pada tunjangan dan gaji mereka. Utamanya yang sudah kompeten dan bersertifikat, gaji yang pantas sudah minimal standar UMR,” jelas AKBP Muhtar.
Pelaksanaan pelatihan dan uji kompetensi Gada Pratama mengacu pada sejumlah regulasi. Di antaranya, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, serta Peraturan Kepolisian Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa.
Dalam regulasi tersebut, jenjang kualifikasi Satpam dibagi menjadi Gada Pratama untuk tingkat pelaksana, Gada Madya untuk supervisor, dan Gada Utama untuk manajer. Standar kompetensinya juga mengacu pada SKKNI Nomor 259 Tahun 2018 tentang Satuan Pengamanan.
Melalui kegiatan ini, TUK Mandiri BPD ABUJAPI Sulsel berharap semakin banyak anggota Satpam yang memiliki kompetensi terukur, berintegritas, dan diakui melalui sertifikasi profesi.
Namun, sebagaimana disampaikan pihak kepolisian, peningkatan kualitas tersebut diharapkan tidak berhenti pada sertifikat kompetensi. Kenaikan tingkat keahlian juga perlu diikuti penghargaan dan kesejahteraan yang layak bagi anggota Satpam. (70n)








![Tri Lamappaenre Siap Kawal 5 Misi APSI, Satpam Indonesia Didorong Naik Kelas 10 Ketua DPD Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Sulawesi Selatan, Muh. Tri Lamappaenre, bersama Penasehat APSI , Komjen Pol [P] Ahwil Lutan,SH MH & Dirbinpotmas Baharkam Polri Brigjen Pol Rudi S, SIK,MH bersama sejumlah Pengurus DPD APSI lainnya, dalam Rakernas APSI di Semarang.](https://www.mediasulsel.com/wp-content/uploads/2026/11/Triyono-180x130.webp)





