MEDIASULSEL.com,- Belum adanya kepastian izin dari Wali Kota Parepare, H. Taufan Pawe (TP), terkait penggunaan lapangan Andi Makasau, Kota Parepare, sebagai tempat pelaksanaan Pelantikan pengurus NasDem Parepare yang digelar 20 Mei 2017, membuat sejumlah pentolan NasDem Sulsel berang.
Setelah Wakil Ketua DPD NasDem Parepare, Farouk Jasmin mengecam dan menilai Pemkot Parepare dalam hal ini Walikota Parepare tidak adil sebagai pejabat pembina parpol, kini giliran Ketua Liga Mahasiswa NasDem Sulsel Syamsir angkat bicara.
Bahkan dengan tegas Syamsir mengancam, bahwa NasDem akan membuat lapangan baru, jika Pemkot Parepare dalam hal ini Walikota Parepare tidak memberikan izin pelantikan kepada NasDem di Lapangan Andi Makkasau.
“Kami di NasDem akan buat lapangan baru di Prepare untuk kegiatan pelantikan NasDem Parepare,” ujar Syamsir, Selasa (16/5/2017).
Tidak jelas bentuk lapangan baru yang disampaikan Syamsir tersebut. Yang jelas, pelantikan NasDem Parepare harus dilaksanakan.
“Mati satu tumbuh seribu. Kalau tidak dikasih lapangan Makkasau, maka akan lahir lapangan baru di Parepare, khusus untuk pelantikan DPC dan DPRT NasDem Parepare,” ujar Syamsir.
Syamsir mensinyalir ganjalan penggunaan lapangan Andi Makasau sebagai tempat pelantikan NasDem, dikarenakan adanya nama Wakil Walikota Parepare Faisal Andi Sapada (FAS), yang rencananya akan menantang TP dalam pilkada serentak tahun 2018 nanti.
TP dan FAS sendiri diketahui sudah bertahun-tahun tidak lagi harmonis dalam menjalankan roda pemerintahan di Parepare.
Ironisnya, Faisal Sapada, adalah cucu dari pejuang Parepare, Andi Makkasau yang namanya digunakan sebagai nama lapangan tersebut, yang pada HUT Kota Parepare tahun lalu, dipentaskan drama perjuangan Andi Makkasau melawan penjajahan di lapangan itu.
Untukv diketahui, saat ini NasDem menunjuk Andi Faisal Sapada sebagai Ketua DPD NasDem Parepare, didampingi Anggota DPRD Parepare, Heri Ahmadi sebagai Sekretaris dan Bendahara dipercayakan kepada owner warkop D’Carlos Parepare, Karlos Husain. (*/464ys)













