PAREPARE – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) mengajak siswa UPTD SD Negeri 65 Parepare mengelola sampah plastik secara kreatif melalui program Eco Corner, Selasa (21/7/2026).
Program yang digagas Intan Ramadhani Hafid, mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Unhas, ini diikuti 18 siswa kelas V. Kegiatan mengusung konsep pemanfaatan botol plastik bekas menjadi tempat pensil dengan menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
Dalam kegiatan tersebut, siswa terlebih dahulu mendapatkan edukasi mengenai pentingnya mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah plastik dalam kehidupan sehari-hari. Setelah itu, mereka diajak mempraktikkan langsung cara mengubah botol plastik bekas menjadi tempat pensil menggunakan cat, kuas, dan berbagai bahan dekoratif.
Antusiasme peserta terlihat saat menghias botol sesuai kreativitas masing-masing. Beragam karya dengan warna dan desain unik berhasil dihasilkan oleh para siswa.
Seluruh hasil karya kemudian ditempatkan pada sudut kelas yang diberi nama Eco Corner. Selain berfungsi sebagai dekorasi kelas, tempat pensil tersebut juga dimanfaatkan untuk menyimpan alat tulis selama proses belajar mengajar.
Intan Ramadhani Hafid mengatakan program tersebut bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini melalui kegiatan yang menyenangkan dan mudah diterapkan.
“Melalui Eco Corner, kami ingin memperlihatkan bahwa botol plastik bekas masih memiliki nilai guna apabila diolah secara kreatif. Hasil karya siswa akan disimpan di sudut kelas sehingga dapat dimanfaatkan dalam kegiatan belajar sekaligus menjadi pengingat untuk terus menjaga lingkungan,” ujarnya.
Kepala UPTD SD Negeri 65 Parepare mengapresiasi program yang dinilai mampu menggabungkan edukasi lingkungan dengan pengembangan kreativitas siswa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin atas program Eco Corner yang sangat bermanfaat. Kegiatan ini tidak hanya mengasah kreativitas siswa, tetapi juga meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya memanfaatkan sampah plastik menjadi barang yang bernilai guna,” tuturnya.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Unhas berharap budaya memanfaatkan kembali sampah plastik dapat terus tumbuh di lingkungan sekolah. Kehadiran Eco Corner di kelas juga diharapkan menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana yang memberi manfaat nyata bagi warga sekolah. (Mp/Ag4ys)
Citizen Reporter: Intan Ramadhani Hafid (Mahasiswa Teknik Elektro Unhas)














kerenn programnya