Advertisement - Scroll ke atas
Daerah

Wujudkan Desa ODF, Tim Penggerak PKK Bontolempangang ‘Gandeng’ PKM Buki

665
×

Wujudkan Desa ODF, Tim Penggerak PKK Bontolempangang ‘Gandeng’ PKM Buki

Sebarkan artikel ini

SELAYAR – Untuk kesekian kalinya, Desa Bontolempangang, kembali mendapat kehormatan mewakili kecamatan Buki, kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan sebagai perwakilan desa ODF (Open Defecation Free). Di back-up kurang lebih 93 tenaga kesehatan dari Puskesmas Buki bersama dua orang tenaga pustu, satu orang tenaga poskesdes, dan sepuluh orang kader posyandu.

Pernyataan kesiapan untuk menjadikan Bontolempangang sebagai perwakilan desa ODF (Open Defecation free) tingkat Kecamatan Buki dilontarkan penuh optimis oleh Ketua Tim Penggerak PKK desa, Taiba Jamaluddin dalam ditemui wartawan di rumah kediaman pribadi Kades Bontolempangang, di Dusun Tenro, Jumat (14/7/2017).

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Ini merupakan manifestasi nyata perwujudan hati PKK dalam upaya untuk menciptakan halaman yang asri, teratur, indah, dan nyaman dengan tetap mengacu pada sepuluh program pokok PKK yang dilandasi oleh nilai-nilai penghayatan dan pengamalan pancasila

Dikatakan, untuk mewujudkan terbangunnya tradisi gotong royong dilingkungannya perlu dukungan program tata laksana rumah tangga. “Pendidikan dan keterampilan memadai harus ditunjang dengan perencanaan sehat demi peningkatan kualitas kesehatan mumpuni di masyarakat, serta kelestarian lingkungan hidup dan sekaligus mendorong pengembangan kehidupan berkoperasi,” ujarnya.

Penunjukan Bontolempangang sebagai perwakilan desa ODF (Open Defecation Free) turut didukung oleh ketersediaan sarana-prasarana jamban, wc, kamar mandi pribadi, dan MCK umum yang tersebar merata di hampir seluruh wilayah dusun di Desa Bontolempangang.

Selain tesebut, sejumlah penunjang lain turut dibangun secara swadaya oleh masyarakat Desa Bontolempangang, yang terdiri dari bak air terbuka yang sehari-harinya difungsikan warga sebagai bak air tadah hujan.

Puluhan bak fiber dan kolam penampungan air terpusat dipersiapkan Pemdes Bontolempangang dengan menggandeng lembaga P2KP sebagai mitra kerja dalam rangka untuk mendukung dan menyukseskan program pembangunan penyediaan kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat.

Kebijakan penunjukan Bontolempangang sebagai perwakilan desa ODF bukanlah sebuah hal yang tak beralasan. Terbukti, dibawah kepemimpinan Ketua Tim Penggerak PKK desa, Bontolempangang berhasil digarap sebagai lokasi pusat pengembangan tanaman pekarangan percontohan di Kecamatan Buki.

Sejumlah tanaman pekarangan bernilai ekonomis seperti, tomat, pepaya, terong, dan berbagai jenis tanaman jangka pendek lain, berbasis lahan pekarangan rumah tumbuh subur dan asri di Desa Bontolempangang.

Bangunan sarana-prasarana posyandu minimalis didukung oleh status keberadaan sekretariat pokja desa sehat berhasil membesarkan nama Desa Bontolempangang yang sempat beberapa kali tercatat mewakili Kabupaten Kepulauan Selayar pada sejumlah event pertandingang bertaraf provinsi dan nasional.

Berbeda dengan desa-desa lain di wilayah administratif Kecamatan Buki, Bontolempangang juga berhasil membukti kemampuannya dalam menata pusat ibukota desa sebagai basis pengembangang peternakan ayam sehat dan terpadu yang lokasi pembangunannya berada jauh dari kawasan pemukiman penduduk.

Indikator akan mulai tumbuhnya kesadaran Gerakan masyarakat sehat (Germas) ditunjukkan warga Bontolempangang melalui penataan taman desa yang dibangun tidak berjauhan dengan penempatan lokasi proyek pembangunan papan, petunjuk jalan serta tugu bambu runcing.

“Hal itu sebagai simbolisasi kebesaran tekad warga Bontolempangang dalam kerangka untuk mendukung kebijakan peningkatan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat melalui pengembangang sentra industri kenari terpadu serta maksimalisasi promosi potensi wisata sejarah yang turut ditunjang oleh keragaman tradisi dan kearifan lokal budaya penduduk setempat,” jelasnya.

Senada dengan Ketua Tim Penggerak PKK, Tokoh pemuda Desa Bontolempangang Muhammad Basrum menyatakan kesiapan untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan Deklarasi Open Defecation Free yang rencananya akan dilaksanakan pada hari Selasa, (18/7/2017) mendatang. (fadly syarif)

error: Content is protected !!