PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dirjenpas Mashudi Mundur, Tanggung Jawab Moral Kasus Cluster Mewah Lapas Cibinong • Dilantik Jadi Menperin, Sarmuji Bawa Jejak Kepemimpinan KAUJE ke Kabinet Prabowo • KAHMI Sulsel Kenalkan Graha Hijau Hitam ke Wagub Fatmawati • Modifikasi Desil Demi Kesejahteraan? • Kabid Humas Polda Sulsel Serahkan Penghargaan, Polres Bone Borong Lima Prestasi • Pemkot Makassar Kaji Kantong Parkir, Balai Kota Jadi Lokasi Paling Mendesak • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dirjenpas Mashudi Mundur, Tanggung Jawab Moral Kasus Cluster Mewah Lapas Cibinong • Dilantik Jadi Menperin, Sarmuji Bawa Jejak Kepemimpinan KAUJE ke Kabinet Prabowo • KAHMI Sulsel Kenalkan Graha Hijau Hitam ke Wagub Fatmawati • Modifikasi Desil Demi Kesejahteraan? • Kabid Humas Polda Sulsel Serahkan Penghargaan, Polres Bone Borong Lima Prestasi • Pemkot Makassar Kaji Kantong Parkir, Balai Kota Jadi Lokasi Paling Mendesak •
News

Fenomena Mengkafirkan Orang, Presiden Jokowi Jadi Waswas

487
×

Fenomena Mengkafirkan Orang, Presiden Jokowi Jadi Waswas

Sebarkan artikel ini

MATARAM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, kemudahan yang diperoleh melalui perubahan global dengan adanya media sosial, e-commerce, dan digital ekonomi perlu disikapi dengan hati-hati.

Sebab, kalau tidak disaring akan sangat berbahaya sekali dalam mempengaruhi karakter bangsa, mempengaruhi nilai-nilai keislaman, dan mempengaruhi santri-santri kita.

“Karena apapun bisa kita lihat sekarang dengan membuka internet dan media sosial, berdakwah di media sosial, kita lihat di youtube semuanya ada di situ,” kata Presiden Jokowi saat menutup secara resmi resmi Konferensi Internasional dan Multaqa Nasional IV alumni Al-Azhar Indonesia, yang diselenggarakan di gedung Islamic Center NTB, di kota Mataram, NTB, Kamis (19/10) petang.

Pertanyaannya, lanjut Presiden, siapa yang menyaring, siapa yang akan men-screening-nya, kalau yang disampaikan itu benar atau tidak? “Karena sekarang saya melihat fenomena gampang sekali mengkafirkan orang,” ujarnya.

Presiden menilai, ke depan metode metode berdawah menggunakan media sosial akan sangat efektif terutama untuk generasi generasi milenial, anak muda yang mau tidak mau harus dirangkul dengan dakwah yang kita sampaikan.

Kalau tidak kita rangkul, Presiden Jokowi mengingatkanm akan dirangkul orang lain. Kalau yang merangkul bener tidak apa apa, kalau yang merangkul keliru, lanjut Presiden, inilah kewajiban kita bersama dalam membangun visi ke depan dalam berdawah untuk generasi milenial agar generasi Islam, toleransi betul betul bisa dipahami secara benar oleh anak-anak muda.

Dengan negara sebesar Indonesi, Kepala Negara mengajak semua umat Islam untuk bersama-sama membangun ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathoniyah dan ukhuwah bashariyah. “Karena itulah yang diperlukan negara ini dalam rangka mengejar ketertinggalan dengan negara yang lain,” tutur Kepala Negara.

Tampak hadir dalam acara yang bertemakan “Moderasi Islam: Dimensi dan Orientasi” itu antara lain Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin, dan Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi. [*/4ld]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com