PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • LPS Tanamkan Budaya Menabung ke 1.000 Pelajar Sulsel • Ari Ashari Ilham Tekankan Pengawasan DPRD Harus Berdampak pada Pelayanan Publik • Munafri Bawa Makassar Raih Penghargaan Kota Terbaik TP2DD 2026 • Andi Sudirman Ungkap Strategi Sulsel Percepat Ekonomi dan Keuangan Digital • 593 Anggota BPD Jeneponto Dilantik, Paris Yasir Tekankan Amanah dan Sinergi Desa • Kredit Rp4,875 Miliar Macet, BPK Bongkar Celah Pencairan Bank Sulselbar Bone • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • LPS Tanamkan Budaya Menabung ke 1.000 Pelajar Sulsel • Ari Ashari Ilham Tekankan Pengawasan DPRD Harus Berdampak pada Pelayanan Publik • Munafri Bawa Makassar Raih Penghargaan Kota Terbaik TP2DD 2026 • Andi Sudirman Ungkap Strategi Sulsel Percepat Ekonomi dan Keuangan Digital • 593 Anggota BPD Jeneponto Dilantik, Paris Yasir Tekankan Amanah dan Sinergi Desa • Kredit Rp4,875 Miliar Macet, BPK Bongkar Celah Pencairan Bank Sulselbar Bone •
News

Ini Hasil Forensik Kebakaran Maut di Tangerang

435
×

Ini Hasil Forensik Kebakaran Maut di Tangerang

Sebarkan artikel ini

TANGERANG – Kepolisian mengatakan mereka yakin percikan api dari peralatan las menyebabkan kebakaran maut di sebuah pabrik petasan dekat Jakarta pekan ini yang menewaskan 48 orang.

“Keterangan para saksi dan pemeriksaan forensik mengungkapkan penyebab kebakaran itu adalah percikan api peralatan las yang menjalar ke bahan petasan,” kata juru bicara polda Jakarta, Argo Yuwono.

Pemilik pabrik itu dan pimpinan operasi perusahaan telah ditahan oleh kepolisian. Di mana keberadaan tukang las tersebut belum jelas.

Orang-orang itu dicurigai lalai.

Polisi mengatakan pemilik juga dicurigai mempekerjakan remaja di bawah umur di pabrik daerah perindustrian Tangerang itu, tidak jauh di luar Jakarta.

Para saksi mengatakan ledakan besar kedengaran di pabrik itu Kamis pagi, yang disusul dengan ledakan-ledakan kecil dan api besar menelan pabrik tersebut, yang menyebabkan atapnya rubuh.

Pemadam kebakaran menghabiskan waktu berjam-jam untuk menguasai api.

Standard keselamatan industri di Indonesia umumnya rendah dan peraturan tidak ditegakkan dengan baik. Pihak berwenang mengatakan pabrikitu telah beroperasi kira-kira dua bulan.

Para pejabat mengatakan jumlah korban jiwa kemungkinan akan meningkat sementara puluhan pekerja yang menderita luka-bakar parah telah dirawat di rumah sakit. [voa/4ld]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com