PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • Selamat Hari Listrik Nasional ke-81 > 27 Oktober 2026 > "Energi untuk Semua, Kemandirian bagi Indonesia" • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Meromantisasi Kabut Penghalang Langit Biru di Sulsel, Emang Bisa? • Pendaftaran Mitra MagangHub Batch 3 Ditutup 29 Oktober 2026 • Dari Turin, Meretas Jalan Baru bagi UMKM Indonesia • Operasi Patuh Pallawa 2026 Sasar 8 Pelanggaran Lalu Lintas, dari Main HP hingga Kendaraan ODOL • Stadion Untia Ditarget Rampung Desember 2027, Appi Kejar Konstruksi Mulai Awal Tahun • InJourney Airports Diskon Tarif Bandara 50 Persen untuk Libur Nataru 2026/2027 • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • Selamat Hari Listrik Nasional ke-81 > 27 Oktober 2026 > "Energi untuk Semua, Kemandirian bagi Indonesia" • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Meromantisasi Kabut Penghalang Langit Biru di Sulsel, Emang Bisa? • Pendaftaran Mitra MagangHub Batch 3 Ditutup 29 Oktober 2026 • Dari Turin, Meretas Jalan Baru bagi UMKM Indonesia • Operasi Patuh Pallawa 2026 Sasar 8 Pelanggaran Lalu Lintas, dari Main HP hingga Kendaraan ODOL • Stadion Untia Ditarget Rampung Desember 2027, Appi Kejar Konstruksi Mulai Awal Tahun • InJourney Airports Diskon Tarif Bandara 50 Persen untuk Libur Nataru 2026/2027 •
News

Tajuddin Rachman Sarankan Kompas TV, Metro TV dan Berita Satu TV di Bredel

990
×

Tajuddin Rachman Sarankan Kompas TV, Metro TV dan Berita Satu TV di Bredel

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Advokat asal Sulawesi Selatan, Tajuddin Rachman, SH, MH, menganggap tiga media televisi Kompas TV, Metro TV dan Berita Satu TV diskriminatif dan profokatif dalam berita beritanya, ia mengatakan harusnya tiga media ini di bredel.

Tajuddin menyampaikan hal tersebut setelah menanggapi pertanyaan salah seorang peserta seminar dan bedah buku Tadjuddin Rahman di Hotel Continent Makassar, pada Kamis, 25 Oktober 2017 lalu.

Sebelumnya, seorang peserta dalam seminar tersebut mempertanyakan terlihat buruknya hukum di Indonesia lewat tayangan pemberitaan televisi. Dia menyebutkan contoh kasus seorang yang disebut- sebut terlibat kasus korupsi besar namun tidak tersentuh hukum.

Menanggapi hal tersebut, Tajuddin Rahman mengatakan mengaku prihatin dengan media-media bobrok yang menayangkan pemberitaan yang profokatif. Tiga media tersebut dianggap tidak mampu menyajikan berita yang dapat mendidik masyarakat, khususnya pemberitaan terkait hukum.

“Seharusnya pemberitaan yang dihadirkan mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana hukum di Indonesia berusaha ditegakkan sesuai dengan aturan hukum, bukan seenak media sendiri untuk memberitakan,” kata Tajuddin dihadapan peserta seminar.

Dikatakan, pemberitaan sebuah media yang diskriminatif dan tidak berimbang adalah tontonan yang buruk bagi masyatakat.

Diketahui, Tadjuddin Rachman, SH MH adalah pengacara senior asal Sulawesi Selatan, dan merupakan pendiri Peradi Sulsel dan Ketua Granat Sulsel. Aktif menjadi pengacara selama 30 tahun lebih.

Dia menjadi bagian dari Pengacara di Indonesia yang sangat vokal saat Reformasi mulai digaungkan. Di Sulsel sendiri, Satutcerita yang banyak dikenang masyarakat tentangnya adalah ia menjadi pengacara pertama yang membela siswi yang dilarang menggunakan hijab ke Sekolah, di salah satu daerah di Sulawesi Selatan. (fit/shar)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com