PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin MelebarBone Rebut Piala Gubernur Sulsel 2026, Juara Bertahan Sidrap Tumbang di Adu PenaltiPergantian Ketua DPRD Jeneponto Mandek, Pimpinan Minta Berkas NasDem Dikonsultasikan ke PemprovPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin MelebarBone Rebut Piala Gubernur Sulsel 2026, Juara Bertahan Sidrap Tumbang di Adu PenaltiPergantian Ketua DPRD Jeneponto Mandek, Pimpinan Minta Berkas NasDem Dikonsultasikan ke Pemprov
Internasional

Gempa di Iran-Irak Tewaskan Lebih Dari 200 Orang

1041
×

Gempa di Iran-Irak Tewaskan Lebih Dari 200 Orang

Sebarkan artikel ini

DUNIA – Upaya penyelamatan dan pemberian bantuan terus berlangsung di Iran dan Irak, Senin (13/11) , menyusul gempa 7,3 Skala Richter yang menewaskan lebih dari 200 orang.

Gempa mengguncang wilayah tersebut pada Minggu (12/11) dengan pusat gempa dekat Kota Halabja di wilayah Kurdistan, Irak.

Korban tewas paling banyak dilaporkan di Iran. Para pejabat Iran mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa sebanyak 1,650 orang lainnya juga terluka akibat gempa.

Daerah yang paling parah diguncang gempa adalah Provinsi Kermanshah di Iran, yang memgumumkan tiga hari masa berkabung.

Gempa awal yang diikuti dengan serangkaian gempa susulan membuat warga yang panik berhamburan keluar dari rumah mereka semalam.

Gempa telah memutus aliran listrik dan saluran telepon ke beberapa kota di Iran dan Irak, sehingga menyulitkan upaya penyelamatan.

Badan Survei Geologi AS mengatakan gempa pada Minggu itu, terjadi di jalur patahan sepanjang 1.500 yang melintasi Iran dan Irak

Iran telah beberapa kali dilanda gempa mematikan. Gempa pada 2003 di selatan Kota Bam menewaskan setidaknya 26.000 orang, sedangkan gempa pada 2012 di Provinsi Azerbaijan Timur membunuh lebih dari 300 orang. [VOA/4LD]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com