PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dari Turin, Meretas Jalan Baru bagi UMKM Indonesia • Operasi Patuh Pallawa 2026 Sasar 8 Pelanggaran Lalu Lintas, dari Main HP hingga Kendaraan ODOL • Stadion Untia Ditarget Rampung Desember 2027, Appi Kejar Konstruksi Mulai Awal Tahun • InJourney Airports Diskon Tarif Bandara 50 Persen untuk Libur Nataru 2026/2027 • Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang Ditahan, Terseret Dugaan Pemerasan dan TPPU • Tampil di Forum AAPO Bangkok, Deng Ical Tekankan Pentingnya Keterbukaan Parlemen • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dari Turin, Meretas Jalan Baru bagi UMKM Indonesia • Operasi Patuh Pallawa 2026 Sasar 8 Pelanggaran Lalu Lintas, dari Main HP hingga Kendaraan ODOL • Stadion Untia Ditarget Rampung Desember 2027, Appi Kejar Konstruksi Mulai Awal Tahun • InJourney Airports Diskon Tarif Bandara 50 Persen untuk Libur Nataru 2026/2027 • Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang Ditahan, Terseret Dugaan Pemerasan dan TPPU • Tampil di Forum AAPO Bangkok, Deng Ical Tekankan Pentingnya Keterbukaan Parlemen •
News

Ditanya Nama oleh Majelis Hakim, Setya Novanto Membisu

528
×

Ditanya Nama oleh Majelis Hakim, Setya Novanto Membisu

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Sidang perdana kasus korupsi e-KTP dengan Setya Novanto sebagai terdakwa dimulai. Namun, dalam sidang tersebut Setya Novanto hanya diam saat ditanya hakim dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2017).

Ketua Pengadilan Tipikor lantas menanyakan nama terdakwa, namun Setya Novanto hanya diam membisu.

Dengan kepala menunduk sejajar dengan Mic, Setnov tak bisa menjawab pertanyaan Majelis Hakim.

Di awal persidangan, Ketua Majelis Hakim, Dr. Yanto hanya menanyakan nama terdakwa Setya Novanto. Namun hingga tiga kali ditanya oleh Majelis Hakim, Setya Novanto hanya diam membisu.

“Apakah saudara bisa mendengar suara saya?” tanya hakim Yanto kepada Setya Novanto. Karena Novanto tetap tidak menjawab, hakim Yanto akhirnya bertanya kepada Jaksa penuntut Umum (JPU) KPK.

Terkait dengan kondisi kesehatan sendiri, dr EM Yunir dari RSCM mengatakan jika kondis terdakwa bagus.”Gula darah bagus, nadi bagus, dan bisa berkomunikasi. Kami sepakat bahwa beliau ini layak untuk bisa hadir di sini,” kata dr EM Yunir.

Sementara itu jaksa penuntut umum mengatakan bahwa kondisi setya novanto dalam keadaan baik dan bisa menjalani persidangan, dan menganggap bahwa hal ini merupakan sebuah kebohongan yang dilakukan oleh terdakwa.

“Kami meyakini bahwa terdakwa dalam kondisi sehat dan dapat mengikuti persidangan, dan pada pukul 08.50 (wib) dilakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan, bagi kami penuntut umum ini merupakan salah satu kebohongan yang dilakukan oleh terlapor (Setya Novanto),” kata salah seorang penuntut umum kepada majelis Hakim. [*/4ld]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com