PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Hari Kesaktian Pancasila, Kapolda Sulsel Tekankan Nilai Pancasila dalam Tugas Polri • Andi Winarno Ditunjuk Sebagai Plh Sekda Sulsel, Gubernur Minta Lanjutkan Program Prioritas • Listyo Sigit Diganti, DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri • UNFOLD Rilis 50+ Cerita Inggris untuk Persiapan TKA Siswa SMA • HIMAKAHA FK Unhas Paparkan Capaian Program OCEANS di Desa Popo Takalar • DPRD Makassar Sahkan APBD Perubahan 2026 Rp5,26 Triliun, Fraksi Soroti Arah Belanja Pemkot • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Hari Kesaktian Pancasila, Kapolda Sulsel Tekankan Nilai Pancasila dalam Tugas Polri • Andi Winarno Ditunjuk Sebagai Plh Sekda Sulsel, Gubernur Minta Lanjutkan Program Prioritas • Listyo Sigit Diganti, DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri • UNFOLD Rilis 50+ Cerita Inggris untuk Persiapan TKA Siswa SMA • HIMAKAHA FK Unhas Paparkan Capaian Program OCEANS di Desa Popo Takalar • DPRD Makassar Sahkan APBD Perubahan 2026 Rp5,26 Triliun, Fraksi Soroti Arah Belanja Pemkot •
NewsPolitik

Hashim : Prabowo Sakit, Pertemuan dengan Luhut Tertunda

1082
×

Hashim : Prabowo Sakit, Pertemuan dengan Luhut Tertunda

Sebarkan artikel ini
Prabowo Sakit

JAKARTA — Luhut Binsar Panjaitan telah diutus oleh calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo untuk bertemu dengan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, guna membahas penyelenggaraan pemilu ini.

Meski begitu, Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo mengatakan bahwa pertemuan yang seharusnya terjadi hari Minggu (21/4) tertunda, lantaran Prabowo sedang sakit flu. Ia tidak merinci sakit yang diderita atau kapan rencana pertemuan berkutnya.

Ia hanya mengatakan pertemuan akan terwujud jika Prabowo sudah sehat kembali.

“Pak Luhut mau ketemu Pak Prabowo? Sebagai utusan Presiden ya? Ya saya kira Pak Prabowo kan berhalangan ya, saya kira menunggu dulu deh, kalau sudah, nanti dia kasih kesempatan. Kalau gak salah Pak Prabowo gak enak badan, kita tunggu dia sampai sehat kembali,” ungkap Hashim dalam konferensi pers, di Jakarta, Senin (22/4).

Sementara itu, Luhut Binsar Panjaitan mengaku sudah menelepon Prabowo Subianto untuk menjadwalkan bertemu. Ia pun mengakui bahwa rencana pertemuan itu batal, karena Prabowo masih sakit. Luhut menjelaskan pembicaraannya dengan Prabowo lewat telepon berlangsung santai, malah ada canda dan tawa di situ.

Ditambahkannya, dalam pembicaraannya lewat telepon dengan Prabowo keduanya membahas soal pilpres agar berlangsung secara aman dan juga damai. Menurutnya, sosok Prabowo adalah seorang pemimpin yang bisa bersikap rasional sehingga ia yakin bahwa pilpres ini akan berakhir dengan keadaan yang cukup baik.

“Pak Prabowo kan orang baik, jadi saya hanya titip saja sebenarnya mau bilang ya jangan terlalu didengerin lah kalau pikiran-pikiran yang terlalu gak jelas basisnya. Karena Pak Prabowo orang rasional juga. Bagaimana pun Pak Prabowo itu harus menjadi bagian sejarah Republik Indonesia karena Pak Prabowo itu seorang pemimpin juga. Beliau itu aset bangsa, beliau itu patriot, patriotisme gak bisa dipungkiri, kepedulian pada republik ini gak bisa dipungkiri, jadi sebenarnya saya hanya melakukan itu saja. Yang lain berkembang pembicaraan kami. Yang saya kenal Pak Prabowo orang yang sangat rasional dan biasa diajak berpikir dengan jernih, jadi bukan seorang pemimpin yang tidak bisa diajak berpikir,” ungkap Luhut.

Luhut juga menghimbau kepada para elite politik di tanah air, untuk tidak terprovokasi dengan hal apapun sehingga pelaksanaan pesta demokrasi di Indonesia setiap lima tahun sekali ini dapat berjalan dengan lancar hingga selesai nanti.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com