PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa •
News

Dinilai bermasalah, Pembangunan Stadion Barombong Dihentikan Sementara

741
×

Dinilai bermasalah, Pembangunan Stadion Barombong Dihentikan Sementara

Sebarkan artikel ini
Stadion Barombong

MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan diminta untuk memberhentikan pengerjaan pembangunan Stadion Barombong untuk sementara.

Hal ini berdasarkan rekomendasi dari hasil pemeriksaan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Selatan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Inspektorat Sulsel, Salim AR di Kantor Inspektorat Sulsel, Jl. AP Pettarani Makassar. Jumat (28/6/2019).

Plt Kepala Inspektorat Sulsel Salim AR
Plt Kepala Inspektorat Sulsel Salim AR. (foto: dok)

“Untuk Stadion Barombong, jadi memperhatikan hasil audit BPKP Sulsel terhadap Stadion Barombong ada dua kesimpulan dari hasil audit tersebut,” kata Salim AR.

Dua kesimpulan tersebut, pertama, Pemprov Sulsel belum menyelesaikan sebagian alas hak kepemilikan lahan di stadion Barombong.

Kedua dibutuhkan audit konstruksi, secara menyeluruh terhadap semua bangunan Stadion Barombong.

“Dari kedua kesimpulan ini, Stadion Barombong distop sementara pembangunannya. Setelah selesai kedua poin tadi baru bisa dilanjutkan, itu bagian keseluruhan dari kesimpulan audit BPKP, khusus untuk Stadion Barombong,” paparnya.

Sementara untuk lahan mana saja yang belum memiliki alas kepemilikan kata Salim, dirinya tidak mengetahui jelas.

Namun diakuinya, saat ini hanya sebagian lahan di Stadion Barombong yang memiliki alas kepemilikan.

Untuk lebih lanjut, kepada awak media untuk dapat mengkonfirmasi ke Biro Aset Pemprov Sulsel.

“Sebagian lahan dari Stadion Barombong itu belum selesai, belum diselesaikan penyelesaian alas hak kepemilikannya,” sebutnya.

Lanjutnya, termasuk hibah harus dibuatkan sertifikatnya. Karena berdasarkan aturan, untuk melaksanakan pembangunan, baik yang menggunakan APBN atau APBD itu harus jelas alas haknya.

Setelah persoalan alas hak semuanya selesai. Kemudian audit konstruksi, baru akan dilanjutkan pembangunannya.

“Jika audit konstruksi terhadap semua bangunan di Stadion Barombong, barulah kita jalan untuk pembangunan selanjutnya,” jelasnya.

Sementara untuk audit konstruksinya dari BPKP, Salim AR terdapat batas waktu, saat ini sedang berjalan, pihaknya terus berkomunikasi.

“Harus ada batas waktu, tergantung dari berapa (lama) surat tugasnya, ini sekarang sudah ada hasilnya sementara, tetapi kita belum diberikan,” sebutnya.

Salim AR menjelaskan, BPKP sebagai auditor independen dilibatkan, agar jelas pengerjaan di era Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman dimulai dari mana.

“Jadi star dari mana Pak Gubernur mau memulai, makanya dibutuhkan hasil audit konstruksi secara menyeluruh untuk Stadion Barombong,” paparnya.

Sehingga, untuk sementara tidak ada lagi pengerjaan. Termasuk penggunaan anggaran tambahan Rp5 miliar disetop.

Salim AR menyampaikan harapan agar penyelesaian stadion ini bisa selesai secepatnya.

“Tahun 2020 kita harapkan sudah dikerjakan. 2020 Insya Allah kalau ini selesai, dan ini harus selesai 2020,” pungkasnya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com