PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Desa Beroanging Ikut Verifikasi Abdidaya Ormawa 2026, Program BKMF Sinapsis FIKK UNM Diuji • Pemkot Makassar Kejar Sertifikat Aset Ducting Sharing • Penyuluh Kehutanan Jadi Garda Depan Cegah Karhutla, Kejar Target FoLU Net Sink 2030 • Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani • 102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan Muda • Rotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan Baru • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Desa Beroanging Ikut Verifikasi Abdidaya Ormawa 2026, Program BKMF Sinapsis FIKK UNM Diuji • Pemkot Makassar Kejar Sertifikat Aset Ducting Sharing • Penyuluh Kehutanan Jadi Garda Depan Cegah Karhutla, Kejar Target FoLU Net Sink 2030 • Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani • 102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan Muda • Rotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan Baru •
DuniaPeristiwa

Tembok Runtuh Menimpa Rumah Warga, 15 Tewas

830
×

Tembok Runtuh Menimpa Rumah Warga, 15 Tewas

Sebarkan artikel ini
Tembok Runtuh Menimpa Rumah Warga, 15 Tewas
Regu penyelamat dan masyarakat sekitar berdiri di dekat tembok yang runtuh di Mumbai, India, 2 Juli 2019.

MUMBAI – Sedikitnya 15 orang tewas setelah sebidang tembok di Mumbai, ibukota keuangan India, runtuh menimpa sederetan rumah gubuk.

Pihak berwenang menyatakan lebih dari 60 orang cedera dalam bencana Selasa pagi itu.

Tragedi tersebut terjadi sewaktu Mumbai diguyur hujan lebat selama dua hari berturut-turut.

Prakirawan cuaca menyatakan beberapa bagian kota itu diguyur hujan bercurah lebih dari 300 milimeter selama 24 jam terakhir yang membanjiri jalan-jalan dan jalur kereta, memaksa para pejabat menetapkan Selasa sebagai hari libur umum.

India biasanya diguyur hujan lebat pada musim hujan yang berlangsung Juni hingga September. Bangunan runtuh biasa terjadi pada musim hujan, karena hujan melemahkan fondasi bangunan yang kurang baik.

Di kota Pune, di India Barat, 15 orang tewas hari Sabtu sewaktu tembok runtuh menimpa beberapa gubuk yang dihuni pekerja migran dan keluarga mereka. [voa]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com