PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.KPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPameran Pusaka Gau Maraja Bone 2026 Hadirkan Koleksi Prabowo dan Fadli ZonJufri Rahman Kukuhkan Pengurus Korpri Enrekang dan Parepare Periode 2026-203110 Nama Berebut Kursi 5 Jabatan Strategis Pemkab JenepontoGau Maraja Bone Disusupi Dugaan Pungutan, ASN Dipatok Rp150 RibuDinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.KPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPameran Pusaka Gau Maraja Bone 2026 Hadirkan Koleksi Prabowo dan Fadli ZonJufri Rahman Kukuhkan Pengurus Korpri Enrekang dan Parepare Periode 2026-203110 Nama Berebut Kursi 5 Jabatan Strategis Pemkab JenepontoGau Maraja Bone Disusupi Dugaan Pungutan, ASN Dipatok Rp150 RibuDinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan Inflasi
News

Polda Papua Bantah OPM Tembak Mati Personel Brimob di Nduga

455
×

Polda Papua Bantah OPM Tembak Mati Personel Brimob di Nduga

Sebarkan artikel ini
Polda Papua Bantah OPM Tembak Mati Personel Brimob di Nduga
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) saat berada di salah satu kawasan pegunungan Papua.

PAPUA – Polda Papua membantah pernyataan kelompok bersenjata yang telah menembak mati seorang personel brimob di Kenyam, Kabupaten Nduga, Sabtu (11/1/2020). Serangan tersebut melukai seorang anggota brimob Bharatu Luky Darmadi.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw membantah kabar yang menyebut anggota brimob tewas dalam penyerangan yang dilakukan kelompok separatis bersenjata (KSB) pimpinan Egianus Kogoya di Kenyam, Kabupaten Nduga, Sabtu (11/1).

Menurutnya, penyerangan tersebut hanya melukai seorang personel brimob Polda Maluku, Bhayangkara Satu (Bharatu) Luky Darmadi. “Itu mengaco, hidup mereka penuh dengan kebohongan,” kata Irjen Pol Paulus, Minggu sore (12/1/2020).

Paulus yang langsung menjenguk Bharatu Luky di Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika mengatakan anggota brimob yang tertembak di bagian paha kiri tersebut saat ini telah diberangkatkan ke Jakarta untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Bharatu Luky baru saja kami berangkatkan ke Jakarta. Tadi saya jenguk langsung ke rumah sakit di Timika keadaannya sudah normal hanya saja kakinya yang kesemutan karena aliran darah tidak baik,” jelas Paulus.

Kapolda Papua menyebutkan, situasi di Kenyam usai penyerangan yang dilakukan KSB telah aman terkendali.

Personel gabungan dari TNI dan Polri juga saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap KSB pimpinan Egianus Kogoya tersebut. “Di Kenyam baik aman, dan Papua juga aman,” sebut Paulus.

Pasukan TNI bersiap menaiki helikopter menuju ke distrik Nduga
Pasukan TNI bersiap menaiki helikopter menuju ke distrik Nduga, di Wamena, Provinsi Papua, 5 Desember 2018. (Foto: Iwan Adisaputra/Antara via Reuters)

Sebelumnya, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim telah menembak dua anggota brimob di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, Sabtu (11/1) sekitar pukul 11.00 WIT.

Dalam keterangan tertulis yang disampaikan juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, penyerangan tersebut telah menewaskan satu anggota brimob.

“Dalam laporannya Egianus Kogoya telah melaporkan pasukan TPNPB telah berhasil menembak dua anggota brimob.”

‘Kami telah menembak lebih banyak peluru ke pos brimob tersebut dan kemungkinan ada yang luka-luka. Tapi yang pasti adalah dua orang anggota brimob yang berhasil kami tembak,” tulis Sebby. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com