PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Makassar Jadi Pilot Project Nasional, 6.032 RT/RW Dikerahkan Kawal Warga Dapat Perlindungan Sosial • Family Gathering di Tanjung Bayang, Jajaran Kelurahan Bitowa Perkuat Kekompakan • Tetra Pak Dorong Hilirisasi Kelapa Indonesia dari Manado • Dari Desa Beroanging, BKMF Sinapsis FIKK UNM Melaju ke Abdidaya Ormawa Nasional • Ilusi Kapitalisme Mengentas Kemiskinan • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Makassar Jadi Pilot Project Nasional, 6.032 RT/RW Dikerahkan Kawal Warga Dapat Perlindungan Sosial • Family Gathering di Tanjung Bayang, Jajaran Kelurahan Bitowa Perkuat Kekompakan • Tetra Pak Dorong Hilirisasi Kelapa Indonesia dari Manado • Dari Desa Beroanging, BKMF Sinapsis FIKK UNM Melaju ke Abdidaya Ormawa Nasional • Ilusi Kapitalisme Mengentas Kemiskinan • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti •
Biro Humas Pemkot MakassarMakassar

Sekda Makassar Ingatkan Keamanan Pangan Mengadapi Pandemi Covid-19

803
×

Sekda Makassar Ingatkan Keamanan Pangan Mengadapi Pandemi Covid-19

Sebarkan artikel ini
Sekda Makassar Buka Puasa Bersama Permabudhi
Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Makassar, Muh Ansar. (foto: dok)

MAKASSAR – Sekretaris Daerah Kota Makassar M Ansar mengingatkan pentingnya keamanan pangan yang masih menjadi salah satu isu sentral yang berkembang di masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu disebabkan karena masih ditemukannya kasus-kasus keracunan bahan pangan, dan semakin meningkatnya kesadaran serta tuntutan masyarakat terhadap makanan yang sehat, dan halal yang diatur dalam Undang-Undang Pangan Nomor 18 Tahun 2012.

“Keamanan pangan penting untuk menjaga pangan tetap aman, higienis, bermutu, dan tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat.”

“Selain itu, keamanan pangan juga dimaksudkan untuk mencegah cemaran biologis, dan kimia yang dapat membahayakan kesehatan manusia,” kata Sekda M Ansar, Selasa (30/6/2020) di Hotel Novotel, Makassar.

Ia mengingatkan masyarakat selaku konsumen juga perlu mengetahui jika setiap bahan pangan, baik segar maupun olahan dapat mengandung residu bahan kimia yang dilarang, dan sangat membahayakan kesehatan manusia.

Agar keamanan pangan dapat tercapai dibutuhkan intervensi keamanan pangan di tingkatan sekolah, kelurahan, dan pasar.

Bentuk intervensi keamanan pangan di sekolah dapat dilakukan dengan memastikan jajanan di kantin-kantin sekolah bersih, berkualitas, dan layak konsumsi.

Tujuannya agar asupan gizi anak-anak sekolah dapat terpenuhi melalui jajanan yang sehat.

Sementara di level kelurahan, intervensi keamanan pangan dilakukan untuk membentuk kelurahan dengan pangan aman, dan intervensi pasar dilakukan agar pasar yang ada dapat mendistribusikan dan menjual produk-produk yang aman, dan bebas dari bahan berbahaya seperti formalin, boraks, dan zat pewarna.

“Meski kita masih berada di tengah pandemi Covid-19, pasar masih menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi sehingga perlu ditekankan cara berjualan sehat, bahan makanan yang dijual bersih, tidak mengandung bahan berbahaya, dan tetap menerapkan protokol kesehatan,” lanjutnya.

Hal itu menurut Ansar dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Makassar sekaligus memenuhi konsumsi pangan yang sehat, aman, dan bergizi. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com