MAKASSAR – Aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur Sulsel yang dilakukan puluhan perawat yang dirumahkan oleh manajemen rumah sakit (RS) Islam Faisal pada Kamis (2/7/2020).

sejumlah aparat dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sulsel dikerahkan untuk melakukan pengawalan dan pengawasan demonstrasi didepan kantor gubernur sulsel.
Dengan sigap Satpol PP Provinsi sulsel memantau dan mengawal agar unjuk rasa berjalan baik dan lancar.
Diketahui aksi puluhan perawat didepan kantor gubernur sulsel menuntut pihak RS Islam Faisal agar manajemen RS bertanggung jawab atas tindakan merumahkan sebanyak 157 orang perawat secara sepihak.
Para pengunjuk rasa menilai pihak RS bertindak secara sewenang-wenang dengan memotong gaji hingga 50 persen tanpa adanya kesepakatan. Padahal gaji tidak sesuai upah minimun provinsi (UMP).
Demontran yang dominan perempuan ini, juga meminta dewan pengawas RS untuk mengaudit dana Rp50 miliar yang tidak diketahui pemamfaatannya.
Mereka juga mendesak agar manajemen Rumah Sakit diganti. (*)













