MAKASSAR—Kepala Balai Karantina Pertanian Makassar Lutfi Natsir mengatakan provinsi Sulawesi Selatan mempunyai potensi ekspor yang sangat luar biasa.
“Kita punya potensi ekspor di Sulsel sangat luar biasa. Kami ada pendampingan juga dengan petani kita. Kami MoU dengan petani dan eksportir,” ungkapnya kemarin.
Lutfie menyebutkan potensi unggulan di Sulsel diantaranya adalah kacang mede, cengkeh, kopi dan kakao.
“Seluruh komoditas dari Sulsel itu dari Kabupaten, Bantaeng, Bone, Gowa, Pangkep, Sinjai dan Takalar,” sebutnya.
Sementara itu, Koordinator karantina tumbuhan Nuni Ujiani menambahkan produksi walet provinsi sulsel masuk dalam 4 besar se Indonesia.
“Sulsel 4 besar produksi walet se Indonesia sayangnya belum ekspor dan hanya di kirim ke jakarta surabaya dan daerah lainnya di Indonesia,” ucapnya.
Ia juga mengaku untuk eskpor kulit reptil saat ini banyak di kirim ke negara itali cuman aturan perdagangan harus lewat negara singapura.
“Ekspor hewan kulit reptil, saat ini banyak dikirim ke Italia cuma aturan perdagangan harus lewat Singapura, begitu juga untuk kotoran kelelawar tembus pasar amerika, kupu-kupu awetan banyak ke Jepang,” sebutnya. (*)













