JAKARTA – Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Business Development Services Indonesia (DPN ABDSI) memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui audiensi dengan Kementerian Koperasi di Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Audiensi yang berlangsung di Kantor Kementerian Koperasi, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta, diterima langsung oleh Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, didampingi Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi, Destry Anna Sari, Tenaga Ahli Menteri Koperasi, Asep Cuwantoro, serta jajaran Kementerian Koperasi.
Delegasi DPN ABDSI dipimpin Ketua Umum DPN ABDSI, Bahrul Ulum, didampingi Sekretaris Jenderal Siti Nur Maftuhah, Bendahara Umum Bachtiar Baso, Wakil Ketua Umum II M. Fahmi, serta Staf Sekretariat Ari Maharani.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas penguatan peran pendampingan dan pengembangan kapasitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar mampu tumbuh sebagai lembaga ekonomi desa yang profesional, transparan, dan berdaya saing.
Ketua Umum DPN ABDSI Bahrul Ulum menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci keberhasilan pengembangan koperasi di tingkat desa. Menurutnya, program pengembangan talenta tidak cukup hanya melalui pelatihan, tetapi harus terintegrasi dengan pengembangan bisnis koperasi agar menghasilkan dampak nyata terhadap kinerja dan keberlanjutan usaha.
Selain itu, ABDSI juga mendorong penyusunan materi pembelajaran bagi para manajer koperasi yang lebih praktis, aplikatif, dan berbasis pengalaman lapangan sehingga mampu menjawab kebutuhan riil pengelolaan koperasi di berbagai daerah.
Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menyambut positif komitmen ABDSI dalam mendukung penguatan kapasitas koperasi dan pengembangan SDM sebagai bagian penting dari keberhasilan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
“Fokus kita satu, yakni menghadirkan koperasi yang tangguh, transparan, dan mampu menjadi penggerak ekonomi desa yang nyata,” ujarnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Destry Anna Sari berharap kolaborasi tersebut dapat mempercepat lahirnya pengelola koperasi yang kompeten dan mampu mengembangkan usaha berbasis potensi lokal.
“Kita telah mengembangkan talent pool koperasi sebagai fondasi dalam mencetak pengelola koperasi yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pengembangan usaha di tingkat desa,” katanya.
Audiensi ini menjadi langkah awal penguatan sinergi antara Kementerian Koperasi dan DPN ABDSI dalam membangun ekosistem pendampingan koperasi yang lebih profesional. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan lahir talenta-talenta koperasi unggul yang mampu mengelola potensi ekonomi desa secara produktif, berkelanjutan, dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Ag4ys)













