Asmadina Unismuh Makassar Gelar Gebyar Ramadhan Jilid 3 Berbasis Online

0
36
Asmadina Unismuh Makassar Gelar Gebyar Ramadhan Jilid 3 Berbasis Online
Asrama Mahasiswa KH Djamaluddin Amin (Asmadina) Unismuh Makassar mengadakan berbagai lomba diperuntukkan untuk mahasiswa Unismuh Makassar.

MAKASSAR – Menjalani bulan suci Ramadhan 1441 H, Asrama Mahasiswa KH Djamaluddin Amin (Asmadina) Unismuh Makassar mengadakan berbagai lomba diperuntukkan untuk mahasiswa Unismuh Makassar.

Ramadhan kali ini merupakan tahun ke-3 digelar dan di beri nama jilid yang ke-3. Demikian ditegaskan, Kepala Asmadina Unismuh Makassar, Sitti Chaerani Djaya, S.Sos, kepada media, Kamis (30/4/2020).

Dijelaskan, lomba yang dikompetisikan mengusung tema Covid-19 sebagai upaya positif agar mahasiswa terlibat dalam upaya pencegahan wabah virus ini dengan mengkampanyekan menjaga pola hidup sehat dan menjaga kebersihan melalui lomba tersebut.

Ada 5 jenis lomba diselenggarakan yaitu lomba esai,video documenter,video ceramah pendek,fotografi dan video cover lagu religi, kata mahasiswa S2 Pendidikan Agama Islam PPs-Unismuh Makasaar ini.

Ditengah pandemi global Corona saat ini, para mahasiswa dapat menggunakan waktu kuliah di rumah secara produktif dan menghasilkan karya yang bermanfaat di tengah pandemi covid-19.

Waktu pengiriman karya mulai 18 April – 20 Mei 2020, publikasi Media Sosial (IG), karya terfavorit tanggal 23-31 Mei 2020 dan pengumuman pada 2 Juni 2020. Jadwal tersebut dapat berubah berdasarkan kondisi wabah yang terjadi.

Semua karya dikirim ke e-mail: asmadinaunismuh@gmail.com. Adapun ketentuan secara rinci dan detailnya dapat di unduh di link juknis lomba : https://bit.ly/35hydlV.

Lomba ini diadakan secara gratis/free tanpa memungut biaya sedikitpun bagi calon peserta lomba.

Adapun hadiah lomba berupa uang tunai,sertifikat dan piala.Informasi seputar lomba dapat diakses di semua media sosial Asmadina Unismh Makassar mulai dari wa,fb,instagram dan di youtube.

Lomba-lomba yang diadakan sepenuhnya digelar secara daring (dalam jaringan) tanpa tatap muka secara langsung,hal ini di lakukan demi menghindari kerumunan ataupun pertemuan sebagai upaya preventif memutus mata rantai penyebaran Covid-19, katanya. (hwy/ila)